Amazon.com Widgets

January 8, 2008

Revolusi Pendidikan Melalui Classmate PC

Oleh René L. Pattiradjawane

Tahun 2008 ini akan banyak perubahan penting dalam perkembangan teknologi komunikasi informasi sebagai bagian dari upaya industri ini untuk memperluas cakupan dan jangkauan berbagai solusi teknologi.

Kalau tahun 2007 kita melihat semakin murahnya berbagai perangkat keras teknologi informasi serta meningkatnya permintaan komputer notebook yang sudah melampaui komputer desktop, tahun ini akan ada beberapa perubahan penting yang terkait dengan semakin murahnya berbagai komputer ini.

Perkembangan pesat sistem jaringan nirkabel baik menggunakan Wi-Fi maupun sistem seluler memanfaatkan teknologi 3G (baca triji), memang telah menghadirkan berbagai kemudahan bagi siapa saja melakukan berbagai aktivitas, baik untuk bekerja, berhibur, dan sebagainya. Komputer notebook sudah dipastikan akan menjadi perangkat sentra kehidupan kita dalam perkembangan digitalisasi.

Sebagai bisnis, komputer notebook mengalami perkembangan yang menunjukkan semakin efisien dalam memanufaktur dengan pencapaian tingkatan skala ekonomi yang lebih murah karena permintaannya yang melonjak secara tajam. Persaingan berbagai merek komputer notebook pun mulai menghadirkan harga jual di Indonesia yang mencapai sekitar Rp 5 juta dengan spesifikasi yang cukup memadai untuk bisa melakukan berbagai aktivitas digital.

Di sisi lain, kehadiran komputer notebook murah juga mengubah berbagai paradigma penting dalam perkembangan teknologi komunikasi informasi. Perubahan penting ini, antara lain, berdampak pada sistem pendidikan di berbagai negara di mana saja di dunia karena dua alasan utama.

Pertama, harga komputer notebook kecil yang diperuntukkan bagi anak-anak menjadi lebih murah dibanding komputer notebook yang dijajakan secara komersial yang sudah murah. Komputer notebook untuk anak-anak, mulai tahun 2008 akan dijajakan dengan harga berkisar Rp 3 juta-Rp 4 juta, atau hampir 40 persen lebih murah dibanding komputer notebook yang sekarang paling murah dijual seharga Rp 5 juta.

Kedua, kehadiran komputer notebook murah untuk anak- anak, yang dikombinasikan dengan kemajuan teknologi sistem jaringan nirkabel, telah menghadirkan sebuah revolusi baru dalam dunia pendidikan serta akan mengubah pola belajar- mengajar yang akan memanfaatkan kemajuan teknologi komunikasi informasi. Upaya ini pertama kali dimulai oleh Dr Nicholas Negroponte, pendiri Media Lab di Massachusetts Institute of Technology, yang memperkenalkan One Laptop Per Child (OLPC).

Seperti mainan

Gagasan yang coba dikembangkan oleh Dr Negroponte ini tampaknya akan kalah cepat diperkenalkan dibanding dengan gagasan serupa yang dikembangkan oleh Intel Corporation dalam visi mereka tentang World Ahead. Atau, kalah cepat dengan perusahaan manufaktur asal Taiwan, Asus, yang sudah menjajakan komputer notebook ukuran kecil yang disebut sebagai EEE PC.

Intel Corporation dalam visi World Ahead (baca juga Kompas 16/4/2007) memperkenalkan komputer notebook yang disebut sebagai Classmate PC yang diperuntukkan bagi anak-anak untuk belajar, berinteraksi, dan berkembang memanfaatkan kemajuan teknologi komputer. Sebagai produk, Classmate PC direncanakan untuk dijajakan sekitar Rp 2 juta dan dijajakan menggunakan jasa pemerintah yang ingin membantu anak-anak sekolah memanfaatkan kemajuan teknologi komputer.

Setelah Kompas mencoba Classmate PC sekitar dua bulan, produk buatan Intel Corporation sebagai pembuat prosesor terbesar di dunia, komputer notebook kecil dengan ukuran monitor 7 inci ini menjadi perangkat bantu teknologi yang memadai bagi anak-anak. Ukurannya yang kecil dengan berat di bawah 1 kg, mampu digunakan dalam berbagai kondisi yang sesuai dengan nuansa anak-anak.

Yang menyenangkan dari Classmate PC ini adalah rancangannya memang disesuaikan dengan imajinasi anak-anak tentang mainan. Sekilas memang Classmate PC ini seperti komputer mainan, dibungkus dengan kulit berwarna yang mencolok yang dilengkapi dengan pegangan untuk menjinjing ke mana-mana.

Menggunakan sistem operasi Windows XP, Classmate PC tidak memiliki hard disk seperti pada komputer notebook yang selama ini kita kenal, tetapi menggunakan sistem penyimpanan baru yang disebut SSD (Solid State Disk) seperti yang digunakan dalam USB Flash Disk. Menggunakan proses Celeron M dengan kecepatan komputasi 900 MHz, hanya menyisakan kapasitas penyimpanan sekitar 950 MB.

Sistem operasi Windows XP yang ditanam dalam cip menggunakan Microsoft Windows XP Embbeded Version 200 dengan Service Pack 2. Secara fungsional, Classmate PC bekerja seperti komputer notebook biasa, kecuali tambahan aplikasi yang berkaitan dengan pendidikan anak-anak memanfaatkan aplikasi yang disebut Skool yang berisi pelajaran sekolah sesuai dengan tingkatan anak yang menggunakannya.

Mengubah anak

Classmate PC adalah sebuah konsep penting dalam mengubah cara anak-anak kita belajar. Keyboard pada komputer notebook buatan Intel Corporation ini disesuaikan untuk jari anak-anak dan rancangannya yang kokoh juga disesuaikan dengan kebiasaan anak-anak dalam menggunakan peralatan.

Yang menarik dari Classmate PC ini adalah ketika Kompas menjatuhkannya dari berbagai ketinggian dalam keadaan hidup, yang tidak memengaruhi sistem operasi atau aplikasi yang sedang digunakan. Anak-anak tidak perlu merasa waswas dalam menggunakan Classmate PC ini kalau terjatuh dari meja, atau terlepas ketika sedang dijinjing.

Rancangan yang kokoh ini memang menjadi pendekatan cerdas dari Intel, yang memastikan bahwa anak-anak hanya memfokuskan diri pada penggunaannya saja, tanpa harus khawatir seperti menggunakan komputer notebook milik orangtuanya.

Menurut rencana, Classmate PC akan menjadi sebuah sistem kesatuan yang terkoneksi dengan server pendidikan yang sedang dipersiapkan di berbagai negara yang akan memanfaatkannya. Sistem jaringan nirkabel rencananya akan disesuaikan dengan jaringan WiMAX, memudahkan anak-anak sekolah untuk mengakses berbagai informasi yang berkaitan dengan pendidikan.

Kehadiran Classmate PC pasti akan mengubah cara anak-anak kita belajar di sekolah. Di sisi lain, juga memacu berbagai industri komputer di dunia untuk menghadirkan produk sejenis seperti yang dilakukan oleh Asus dengan EEE PC. Dan, kita bisa membayangkan betapa cerdas dan menyenangkan kalau anak-anak pun menjadikan Classmate PC sebagai sentra berbagai aktivitas digital mereka.

Sumber : KCM

Permalink • Print • Comment

Trackback uri

http://g1s.org/komputerlaptop/blog/revolusi-pendidikan-melalui-classmate-pc-195/trackback/

Related Entries

Related Searches

, , , ,

Google

Leave a Comment

You must be logged in to post a comment.