October 24, 2007

Linux Akan Dominasi Ponsel Motorola

Motorola berencana untuk mengadopsi sistem operasi Linux dalam 60 persen ponselnya dalam jangka waktu dua tahun ke depan. Dalam empat tahun terakhir, Motorola telah meluncurkan sebanyak 9 juta handset Linux.

Mereka berencana untuk tidak hanya mengadopsi Linux dalam SmartPhone namun juga untuk ponsel level menengah seperti Razr2.

Seperti dikutip dari InfoWorld, ponsel Razr2 V8 GSM Motorola yang kini beredar di Asia misalnya, telah berbasis Linux. Produk itu akan meluncur ke Amerika Serikat dalam dua bulan mendatang, dan menjadi ponsel Linux Motorola pertama di negeri itu.

Motorola juga telah mengenalkan platform untuk ponsel Linux bertajuk Motomagx. Platform ini membantu penerapan aplikasi Web 2.0 di ponsel. Pengembang AJAX (Asynchronous JavaScript and XML) juga bisa memasukkan aplikasi mereka dalam browser ponsel Motorola.

Linux disebut akan menjadi titik pengembangan utama Motorola. Bahkan, menurut Christy Wyatt wakil presiden pengembangan pasar Motorola, ponsel mereka juga terbuka untuk platform Java dan software BREW.

Pada bulan Januari, Motorola telah bergabung dengan produsen ponsel NEC, NTT DoCoMo, Vodafone, Samsung, dan Panasonic membentuk LiMo Foundation. Tujuannya untuk mengembangkan satu platform Linux untuk ponsel.

Namun, meskipun Linux akan mendominasi Motorola, perusahaan ini masih akan menjual perangkat berbasis Windows Mobile untuk perusahaan, ponsel berbasis Symbian di Eropa, dan beberapa ponsel level bawah dengan platform sederhana.

Di sisi lain, ponsel CDMA Motorola belum menerapkan Linux karena masih banyaknya porting yang harus dilakukan. Namun, pihak Motorola optimis bisa segera meluncurkan ponsel CDMA berbasis Linux.

Sumber : detikINET

Permalink • Print • Comment

Nokia, Motorola, Qisda akan Keluarkan Ponsel Wimax Tahun 2008

Nokia, Motorola dan Qisda atau BenQ, ke 3 produsen ini akan mengeluarkan produk WiMAX CPE (customer premise equipment) untuk 2008. Informasi tersebut didapat dari Industri Wimax Taiwan.

Motorola mungkin memimpin dengn CDMA/WiMAX dual mode handphone awal pertengahan kuartal 2008. Nokia akan mengeluarkan Internet Tablet untuk dukungan Wimax diperiode yang sama

Motorola memiliki bagian pengembangan di Taiwan, memperluas produksinya dengan memasukan teknologi WiMAX. Dan pusat Motorola akan menyediakan fasilitaw testing bagi para partner mereka seperti Wimax CPE.

Qida diperkirakan lebih dahulu merelease versi EDGE /  Wimax dual mode handphone sebelum akhir 2008. Model awal dari modifikasi BenQ E72 Smartphone. BenQ belum ada rencana  memasuki model Wimax CPE.

Pengembangan Wimax modul saat ini diproduksi dari chip buatan Runcom dan RF dari NXP semiconductor.

Sumber : ketok.com

 

Permalink • Print • Comment

October 18, 2007

Motorola Berbagi Kepemilikan UIQ Bersama Sony Ericsson

Jakarta - Kompetisi di pasar ponsel memaksa para produsen mencari berbagai strategi untuk menaklukkan para rivalnya.

Produsen ponsel terkemuka Amerika Serikat, Motorola Inc pun tak mau lengah menghadapi persaingan. Mereka kini mendapatkan 50 persen kepemilikan UIQ (User Interface Quartz), platform software handset berbasis Symbian.

Dalam persetujuan ini, Motorola dan Sony Ericsson, produsen ponsel yang lebih dulu 'menguasai' UIQ akan berbagi kepemilikan terhadap UI Holdings BV, perusahaan asal UIQ Technology AB.

Ketertarikan Motorola pada UIQ disinyalir merupakan usaha mereka menghadapi persaingan dengan produsen ponsel lain, khususnya Nokia dan Apple. Demikian kata Gerry Purdy, analis di perusahaan konsultasi bisnis Frost and Sullivan.

Salah satunya karena UIQ mengembangkan user interface berbasis sentuhan. Teknologi ini kembali jadi tren ketika ponsel Apple iPhone punya teknologi layar sentuh khusus berkonsep sama. Selain itu, UIQ juga merupakan tandingan software Series 60 dari Nokia, user interface yang juga dijalankan di Symbian.

Masih menurut Purdy, investasi di UIQ ini bisa jadi adalah tanda Motorola berencana menggelontorkan lebih banyak ponsel berbasis Symbian. Juga kemungkinan, Motorola berharap dapat mempengaruhi pengembangan UIQ sehingga software ini bisa kompatibel dengan sistem operasi lain utamanya Linux.

Seperti dikutip detikINET dari PCWorld, Rabu (17/10/2007), Motorola memang lebih terkenal dengan ponsel Linux-nya daripada handset Symbian. Bahkan pada tahun 2003, Motorola menjual kepemilikannya atas Symbian yang dianggap merupakan tanda Motorola tak serius mengembangkan handset berbasis Symbian.

UIQ sendiri semula dikembangkan di laboratorium pengembangan Ericsson sebelum menjadi bagian dari Symbian Ltd. Awal tahun ini, Sony Ericcson mengambil alih UIQ sebelum sekarang berbagi kepemilikan dengan Motorola. ( fyk / fyk )

Fino Yurio Kristo

Sumber : detikinet

Permalink • Print • Comment

October 25, 2007

Motorola Kembali Pada Symbian

HELSINKI - Para vendor pengguna symbian merasa senang dengan kembalinya Motorola ke dalam genggaman symbian. Perasaan ini pun diungkapkan Nokia, vendor asal Finlandia yang setia menggunakan sistem operasi symbian.

Pernyataan ini disampaikan pihak Nokia setelah mengetahui bahwa Motorola memutuskan untuk membeli kembali saham UIQ dari pemilik sebelumnya, Sony Ericsson.

Software smartphone Nokia, S60, dan UIQ, keduanya dikembangkan berdasarkan software dari Symbian, dimana Nokia memiliki sekira 48 persen saham dari symbian setelah Motorola menjualnya pada tahun 2003.

"Kami menyambut gembira kedatangan mereka kembali ke symbian. Ini akan memperkuat prediksi kami akan kesuksesan symbian di masa datang," ujar Kepala Marketing dan Penjualan Teknologi Nokia, Matti Vanska, seperti dikutip Reuters, Rabu (24/10/2007).

Sebelumnya Motorola juga menggunakan software Linux, UIQ dan windows mobile dalam setiap ponselnya. (sar)

Motorola Beli 50% Saham UIQ

NEW YORK - Vendor ponsel terbesar asal Amerika, Motorola, telah berhasil membeli 50 persen saham UIQ, perusahaan software asal Swedia untuk tampilan grafik interface di ponsel.

Dilansir Financial Times, Kamis (18/10/2007), Motorola telah membeli saham tersebut dari pemiliknya terdahulu, Sony Ericsson. Padahal Sony Ericsson telah membeli UIQ setahun yang lalu. Sayangnya tidak diberitakan secara rinci proses transaksi pembelian UIQ ini.

UIQ merupakan spesialis software untuk smartphone yang mampu membuat tampilannya lebih interaktif karena dapat dikostumasikan pada handset apapun, meski yang berbeda sekalipun. Bahkan implementasi UIQ pada ponsel mampu mengurangi ongkos produksi secara keseluruhan secara signifikan. (sar)

Sarie Novian

Sumber : Okezone

 

Permalink • Print • Comment

October 18, 2007

Motorola Akan Luncurkan 9 Ponsel Baru

NEW YORK - Pada kuartal ke empat tahun ini, Motorola akan menggeber semua jajaran ponselnya. Dilansir Cellular News, Kamis (18/10/2007), Motorola akan melempar sembilan jenis ponsel terbaru mereka ke pasar.

Sembilan ponsel tersebut terdiri dari tujuh jenis ponsel low end yang ditujukan bagi pengguna telekomunikasi dasar seperti SMS dan suara. Ke tujuh ponsel tersebut berseri W377, W206 dan W213, W175 dan w180, serta W156dan W160. Semua ponsel memiliki fitur FM radio dan kemampuan memutar ringtone berformat MP3 juga memori internal dengan kapasitas cukup untuk menyimpan 500 nomor kontak dan 500 pesan dalam ponsel. Namun hanya beberapa saja yang dilengkapi kamera VGA dan koneksi nirkabel seperti bluetooth dan infrared.

Sedangkan dua jenis lainnya terdiri dari versi terbaru RAZR dan sebuah ponsel musik. Razr kali ini berseri V8, merupakan edisi lux dengan balutan emas disekujur bodi ponsel. Lengkap dengan koneksi wireless dan mini strap terbuat dari kulit asli.

Lain halnya dengan Razr V8, Ponsel musik Motorola kali ini tidak terlalu banyak memakan fitur. Semua fitur di dalamnya merupakan standar ponsel musik dengan suara stereo dan bantuan koneksi bluetooth. Dilengkapi dengan teknologi crystaltalk, eksternal touch sensitive music control dan screensaver animasi pada layar eksternalnya.  Ponsel ini menggunakan Microsoft Windows Media Player 11 dengan memori lebih dari 25 Mb dan tambahan eksternal memori MicroSD sampai 4Gb. (sar)

Sarie Novian

Sumber : Okezone

Permalink • Print • Comment

December 1, 2007

Sony Ericsson P3, M610 dan Motorola E9 Muncul di Website China!

SE P3, SE M610, Moto E9

                                                        SE P3, SE M610, Moto E9

Tiga model ponsel terbaru dari dua vendor terkenal muncul disebuah website MSN China. Tentu saja ini bukan gambar secara resmi melainkan sebuah "penampakan" di menu download Windows Live Messenger. Ketiga model yang sudah menampakkan diri sebelum dirilis resmi ini masing-masing adalah Sony Ericsson P3, Sony Ericsson M610 dan Motorola E9.

"Rupanya orang China lebih dulu tahu model-model ponsel terbaru dibandingkan orang-orang di negara asal kedua vendor tersebut"

Kedua ponsel Sony Ericsson P3 dan Sony Ericsson M610 ini masih belum juga diumumkan secara resmi, padahal rileks.com sudah pernah melihat gambar prototipe-nya seri SE P3 enam bulan lalu. Dalam gambar tersebut logo walkman phone yang ada pada layar sentuhnya masih meragukan. Apakah gambar ini hasil akal-akalan tukang kroping atau memang prototipe SE betulan.

Sama halnya dengan penampakan SE P3, SE M610 juga masih mengadopsi bentuk candybar dengan keyboard QWERTY layaknya Sony Ericsson M600. Sedangkan Motorola E9 juga berbentuk candybar namun memiliki material yang lebih keras serta warna dan desain yang elegan. Ketiganya masih rumor yang belum ditanggapi secara resmi oleh masing-masing vendor.Hayo gimana nih SE & Motorola?(GSM/hep)

Sumber : Rileks.com

Tags: , ,
Permalink • Print • Comment

October 10, 2007

Motorola Penemu Ponsel Pertama di Dunia

ponsel_award.jpgNEW YORK - Sekelompok tim dari Motorola dipastikan akan mendapatkan penghargaan khusus Engineering Award karena telah berhasil menjadi yang pertama menemukan ponsel.

Dilansir Cellular News, Selasa (9/10/2007), penghargaan ini jatuh pada sekelompok engineer Applied Research yang dahulu merupakan divisi komunikasi Motorola yang telah berhasil menciptakan prototipe ponsel pertama di dunia. Ajang ini merupakan salah satu event dalam GlobalSpec Great Moments 2007 dalam rangka merayakan 35 tahun penemuan mereka.

Ponsel pertama di dunia berdesain cukup besar dan tebal. Desain ini dibuat oleh Dr. Martin Cooper yang telah bekerja bertahun-tahun pada vendor ponsel kedua terbesar di dunia, Motorola. Ponsel ini dibuat pada tahun 1973 dengan masih menggunakan jaringan analog. Ia dan beberapa orang desainer ponsel lainnya berhasil membuat perpaduan telepon dalam genggaman, termasuk kreasi untuk menciptakan komponen terkecil sehingga dapat diaplikasikan dalam handset tersebut.

Pada April tahun 1973 terciptalah DynaTAC, sebuah ponsel portabel pertama di dunia. (sar)

Motorola, Hanya Sebentar Jadi Vendor Terbaik

motorola_c115_add_34.jpgNEW YORK - Motorola telah dinobatkan sebagai vendor ponsel terbaik untuk jenis ponsel murah. Hasil ini didapat dari survei yang diadakan oleh ABI Research dan dipublikasikan oleh Vendor Matrix. Nokia menduduki peringkat kedua, sedangkan Samsung dan LG bersama-sama diurutan ketiga.

Vendor Matrix adalah perangkat analisis yang dikembangkan oleh ABI Research untuk mendapatkan alasan yang jelas tentang posisi spesifik para vendor di pasaran. Untuk riset ponsel murah, ABI mengkategorikannya sebagai ponsel dengan harga di bawah USD50 atau sekira 500.000 rupiah.

"Motorola memiliki portfolio yang jelas di teknologi GSM dan mereka merupakan vendor pertama yang meluncurkan ponsel berharga murah," ujar Shailendra Pandey, Analis dari ABI Research, seperti dikutip Cellular News, Kamis (9/8/2007).

Motorola mampu menjadi vendor pertama yang meluncurkan ponsel berharga murah karena vendor asal Amerika ini telah memenangkan tender dari GSM Association sebagai penyedia 12 juta unit handset murah untuk disebarkan ke negara-negara berkembang di Asia, Afrika, dan Timur Tengah.

Namun, Pandey menambahkan bahwa Nokia akan mampu mengejar ketertinggalannya berkat kondisi kerajaan Motorola yang sedang diambang kehancuran. Selain itu distribusi Nokia pun sudah menyebar ke seluruh negara di dunia dengan distribusi yang terjamin.

"Dengan kondisi Motorola seperti itu, jabatan sebagai vendor ponsel murah terbaik tidak akan lama diemban Motorola," ungkapnya.

Riset ABI ini dibuat dengan pertimbangan disribusi, market share vendor, jumlah unit yang tersebar, eksistensi, inovasi, kerja sama dengan operator, brand equity, Volume hasil penjualan ke orang lain, dan kerja sama ODM dengan vendor. (sar)

Sumber : Okezone

Permalink • Print • Comment

November 2, 2007

Motorola Incar Pasar Ponsel Cerdas


JAKARTA:
PT Motorola Indonesia menggencarkan pemasaran ponsel cerdas atau smartphone berkemampuan teknologi high speed downlink packet access di tujuh kota utama di Indonesia.

Untuk memperbesar segmen itu, perusahaan tersebut siap memasok Moto Q9h yang akan bersaing dengan produk berkemampuan setara, termasuk Blackberry.

Yanty Agus, Marketing Manager Mobile Devices PT Motorola Indonesia, mengatakan pihaknya siap memperbesar basis pengguna ponsel pintarnya di Indonesia. "Kami pasarkan Moto Q9h melalui dua distributor di tujuh kota utama," ujarnya di sela-sela paparan produk baru seri Moto Q9h.

Menurut Yanty, pasar itu dipilih setelah mempelajari segmentasi dan potensi pasar yang ada termasuk penggunaan Internet. Basis pengguna ponsel cerdas Motorola sudah tersebar di Medan, Jakarta, Bandung, Surabaya, Makassar, Yogyakarta serta pulau Bali.

"Kami petakan distribusi sesuai potensinya," jelas Yanty yang optimistis dengan prospek  pasar smartphone di dalam negeri.

Di samping menunjang kemudahan download, ponsel cerdas dengan fitur yang lengkap untuk menunjang produktivitas dinilai  cocok dengan jenis jaringan telekomunikasi yang ada seperti 3G.

Dalam presentasinya, Yanty memaparkan kecenderungan meningkatnya penggunaan ponsel cerdas di pasar dunia. Menurut data Gartner, pada 2007 porsi ponsel cerdas sudah 17% dari keseluruhan ponsel dan akan meningkat menjadi 22% tahun depan dan 26% pada 2009.

Dari sisi unit, pada 2007 mencapai 48 juta perangkat bergerak terserap segmen prosumer dan enterprise, serta akan meningkat menjadi 71 juta unit tahun depan.

Ponsel Moto Q9h itu dipasarkan dengan harga sekitar Rp4 juta per unit atau dengan selisih harga Rp500.000-Rp600.000 dibandingkan dengan seri sebelumnya Moto Q8. Di samping Indonesia, seri Moto Q8 juga dipasarkan di negara yang tidak menggunakan 3G seperti Vietnam, Thailand, dan China.

Oleh : Roni Yunianto

Sumber : Bisnis Indonesia

Tag:
Permalink • Print • Comment

February 20, 2008

Motorola ROKR E8 di Red Carpet Piala Oscar 2008

Paket Motorola E8 untuk Oscar

                                                Paket Motorola E8 untuk Oscar

Motorola akan mempersembahkan gaya terkini dalam kemewahan musik pada saat red carpet piala Oscar dan menghadirkan ROKR E8 dalam gaya Hollywood. Melanjutkan tradisi tahunannya, Motorola akan memberikan ROKR E8 yang belum dipasarkan kepada para nominator Academy Award® untuk kategori directing dan empat kategori akting - menjadikan mereka sebagai konsumen pertama di Amerika yang memiliki produk tersebut.

"Setiap nominator menerima ROKR E8 dalam kotak spesial yang dibuat khusus. Dikemas dalam kotak yang terbungkus kertas mengkilat bermotif kulit iguana dengan bagian dalam bertekstur kontras namun indah, ROKR E8 selalu mengikuti tren red carpet. Nominator wanita menerima kotak berwarna fuschia yang gaya (dengan interior berwarna rose pink), sementara nominator pria mendapatkan kotak berwarna biru cobalt yang menawan (dengan interior berwarna dusty blue). Setiap kotak disesuaikan dengan nama masing-masing nominator dan kategori"

Para nominator juga menerima headset Motorola S9-HD", yang memberikan mereka pengalaman mendengarkan musik secara nirkabel. Motorola S9-HD" adalah tolok ukur baru bagi teknologi musik nirkabel yang didukung oleh teknologi nirkabel Bluetooth dan dilengkapi dengan audio high-definition serta ear buds untuk mengurangi suara bising dan meningkatkan kenyamanan. Desain behind-the-head yang terkesan unik menciptakan kenyamanan dan kestabilan ditambah dengan kemudahan untuk mengontrol pemilihan lagu, volume suara, play/pause dan send/end yang memudahkan membuat pengguna untuk mengatur musik dan panggilan melalui headphone.

Motorola mendesain ROKR E8 untuk memberikan konsumen pengalaman menikmati musik. Menggunakan teknologi ModeShift, gebrakan dalam teknologi mendatang, yang hanya menampilkan tombol yang diperlukan pengguna pada saat mereka membutuhkannya dengan satu sentuhan tombol untuk merubah dari fungsi music player ke fungsi telepon.

"Dalam keadaan tidak aktif, permukaan ROKR E8 tampak halus tanpa ada tombol yang terlihat. Ketika dihidupkan, akan muncul keypad angka virtual pada permukaan depan. Dengan satu “sentuhan” pada tombol musik virtual, keypad telepon akan hilang dan digantikan dengan tombol music player, yaitu play, pause, fast forward dan rewind"

Desain Keren
Desain Keren

ROKR E8 memulai debut tombol navigasi FastScroll baru dari Motorola, sebuah kontrol sentuh dengan kecepatan bervariasi yang memudahkan pengguna untuk melihat semua konten yang tersimpan dalam ponsel. Dengan sentuhan lembut ibu jari, tombol dengan cepat menjelajahi konten musik Anda (music mode), nomor kontak (phone mode), kalender (phone mode), atau multimedia (imaging mode). Dengan memori internal sebesar 2GB dan memori eksternal hingga 4 GB, Anda dapat mendengarkan musik Anda kemana pun Anda pergi. Musik dapat ditransfer secara cepat dengan menggunakan USB 2.0. Perangkat ini juga kompatibel dengan Windows Media Player 11 yang terdapat pada PC, serta menyediakan akses ke lebih dari 200 toko musik online.

Pada keadaan phone mode, ROKR E8 memberikan kualitas suara yang sangat bagus dengan adanya teknologi CrystalTalk. Ponsel ini tetap dapat menerima panggilan ketika sedang men-download2 atau memainkan musik, membuat pesan, browsing internet2 ataupun mengambil gambar. Komposisi dan materi berkualitas menjadikan ROKR E8 tahan lama dan dapat diandalkan. Bagian depan yang mengkilat, bagian belakang dari alumunium yang lembut, tombol samping dari logam serta engraved banding menawarkan gaya modern yang diharapkan dari Motorola. (hep/gsm)

Sumber : Rileks.com

Tag:
Permalink • Print • Comment

October 30, 2007

Motorola Luncurkan MOTO Q 9h

Motorola meluncurkan MOTO Q9h, penerus Motorola Q. Acara dihadiri 14 jurnalis dari Indonesia, Malaysia dan Singapura, dan dilaksanakan di The Butter Factory, klub anak muda paling terkenal di Singapura.

Tergolong smartphone, keunggulan MOTO Q 9h yang ditawarkan adalah OS Windows Mobile 6, tipis (11,8 mm), layar QVGA 65K yang cukup lega beresolusi 320×240 pixel, dan mendukung Quadband/GPRS/EDGE/HSDPA. Selain itu, calon konsumen juga dimanjakan dengan fitur multimedia lengkap seperti kamera 2 MP, perekam video 30 fps yang lebih halus, mendukung berbagai format video (MPEG4, H.263, WMV, H.264 decode).

Fitur untuk menikmati musik yang sudah menjadi kebutuhan umum, dipenuhi lewat hadirnya bluetooth 2.0 A2DP, sehingga musik bisa didengarkan secara nyaman lewat headset tanpa kabel, dan dukungan untuk banyak jenis file audio (AMR NB/WB, WMA, MP3, AAC/AAC+/eAAC+, WAV. MIDI). Media penyimpanan lagu dan file lainnya cukup besar yaitu 256MB memori internal plus 2GB microSD. Memori RAM yang cukup besar (96MB) membuat smartphone ini terasa cepat saat digunakan membuka menu dan fitur yang begitu banyak.

Kebutuhan kerja alias produktifitas, terpenuhi dengan hadirnya keyboard QWERTY yang nyaman, browser Opera, dan Push Mail yang bisa diatur durasi pengirimannya. Attachment pada email berupa gambar/PDf bisa dibaca dan dokumen Office bisa disunting (edit), voice recognition, File Manager, Voice Notes untuk mencatat pesan suara dengan cepat, proteksi antivirus, dan dukungan terhadap VPN. Yang perlu diperhatikan dari smartphone yang juga segera hadir di Indonesia ini adalah layarnya tanpa touchscreen, bobot agak berat (134 gram), dan tanpa WiFi.

Sumber : Kompas Tekno

Permalink • Print • Comment

November 17, 2007

Deretan ponsel Baru Motorola - RAZR2 V8 Luxury Edition

Akhir tahun ini Motorola bersiap-siap meluncurkan deretan ponsel anyarnya. Deretan ponsel yang siap dilaunch oleh Motorola adalah RAZR2 V8 Luxury Edition, W156/W160, W175/180, W206/W213, dan W377. Yang spesial di antara barisan ponsel anyar tadi tentunya adalah RAZR2 V2 Luxury Edition (selanjutnya disebut V8 LE). Seperti halnya dengan Vertu sebagai ponsel mahal berlapis emas platina dan bertabur batu permata, demikian pula dengan V8 LE ini.

 

Hadir dengan bodi berlapis emas 18 karat di bagian depan dan samping, serta lapisan lembut bertekstur seperti kulit ular di bagian belakang. Benar-benar modis dan mewah. Ponsel yang fiturnya sama persis dengan RAZR V8 ini, seperti seri RAZR lainnya memiliki bodi yang tipis, hanya 12,05 mm dalam keadaan terlipat. Display internalnya cukup lebar, 2,2” dengan resolusi QVGA (320×240 pixels), serta layar eksternal yang juga estra lebar, berukuran 2” beresolusi 320×240 pixels dan dilengkapi tombol sentuh. Kamera berkekuatan 2 Megapixel turut dibenamkan ke dalam ponsel ini. Memori? Jangan khawatir karena ponsel ini telah memiliki memori internal sebesar 2 GB, tetapi tidak memiliki slot memori eksternal. Bluetooth dengan A2DP juga sudah didukung oleh si mewah ini. Sayangnya Anda tidak akan menemukan koneksi paling mutakhir saat ini, 3G maupun HSDPA. Ponsel berlapis emas ini juga dilengkapi bluetooth headset H680 yangh juga dilapisi emas 18 karat. Tak ketinggalan leather case yang matching juga menjadi kelengkapan dalam paket penjualan. Sayangnya harga ponsel ini tidak diumumkan. Yang pasti lebih tinggi dari RAZR 2 V8 versi standar.

Ponsel lain yang diluncurkan Mjotorola adalah seri W yang menyasar kelas mid-low end, yaitu W156 / W160, W175 / 180, W206 / W213, dan W377. Ponsel yang disebutkan berpasangan memiliki model dan fitur yang sama, Cuma beda di jaringan. Yang satu hanya support untuk jaringan di Amerika yaitu GSM 850/1900 MHz, sedangkan satunya support jaringan global yaitu GSM 900/1800 MHz.

W160, W180, W213 dan W377 (seri yang mendukung jaringan global), memiliki fitur radio FM, tapi yang aneh, tidak menyertakan headphone dalam paket penjualan. Ditambah lagi colokan headsetnya memakai tipe 2,5 mm. Semua seri ini kecuali W377 mendukung fitur baru Motorola, yaitu CrystalTalk technology, yang akan menyesuaikan sinyal audio sehingga tetap menelepon dalam situasi yang berisik.

Motorola W377 adalah ponsel clamshell yang dilengkapi kamera VGA, 10 MB memori, MP3 player, bluetooth, dan port USB. Tersedia dalam beberapa warna (salah satunya pink) dan akan mulai dipasarkan menjelang hari Natal nanti.
Motorola W 206/W213 adalah ponsel candybar dengan layuar 65 ribu warna, memori 1 MB, ringtone format MP3, radio FM, dan berat hanya 78 gram.

Motorola W156/W160 adalah ponsel candy bar dengan layar monokrom dan 20Kb memori, ringtone monofonik dan akan tersedia di pasar sekitar bulan November ini.

Motorola W175/W180 memiliki bentuk yang sama dengan W156/W160, yang berbeda Cuma layar yang sudah berwarna dengan 65 ribu warna dan memori 70KB. Ringtonenya juga masih monofonik. Tersedia di pasar sekitar bulan November ini juga.

Jadi buat Anda yang pengin tampil glamor dan terlihat mewah, siapkan saja duit buat nebus RAZR2 V8 Luxury Edition yang pasti harganya di atas harga rata-rata ponsel biasa. Buat Anda yang lagi bokek tapi pengin bergaya juga deretan seri W siap untuk Anda pinang dan Anda ajak tampil bergaya.

Penulis: Hariyanto

Sumber : Cellulardiary

Tags: , , ,
Permalink • Print • Comment

October 20, 2007

Motorola ROKR E2 - Ponsel Musik Kaum Muda yang Keren

ROKR E2 dirancang dengan gaya kaum muda. Panel depan dan belakang dibuat dari plastik sederhana sementara bagian samping terbuat dari plastik yang lembut. Bahan semacam ini mencegah ponsel dari resiko tergelincir bahkan pada saat basah. Terdapat dua versi dari ROKR E2 yakni hitam dan putih.

Ketika backlight dihidupkan, maka anda akan melihat bahwa tombol-tombol di bagian samping memiliki warna latar orange yang sangat terang. Tombol-tombol di samping amatlah unik, yang terdapat di bagian kiri berguna untuk mengontrol pemutar MP3. Pengontrol suara yang digabung dengan tombol FF/RW dan play/pause juga mudah untuk dijangkau. Tidak ada satupun ponsel candybar di pasaran yang memiliki model pengaturan seperti ini.

Kehadiran dari port headphone juga tergolong unik, ketika anda mengkoneksikan headphone maka ponsel akan secara otomatis mendeteksi apakah headphone anda dilengkapi mikrofon atau tidak. Apabila tidak dilengkapi mikrofon, maka anda tetap dapat melakukan percakapan melalui ponsel itu sendiri. Pada kebanyakan model, anda tidak akan menemukan hal sepintar ini.

Menu suara terdapat di sisi kanan, tergantung konteksnya anda akan dapat mengaktifkan voice dialing, command ataupun memulai perekaman dictaphone. Tombol di sampingnya juga sangat menarik yang merupakan tombol untuk mengunci tombol-tombol lain termasuk pengontrol MP3.

Slot ekspansi untuk kartu SD terletak di sisi yang sama. Penguncinya agak sempit sehingga sulit untuk membukanya untuk memasukkan atau mengeluarkan kartu SD.

Terakhir, di sisi kanan bawah, anda akan melihat port standar mini USB yang dapat digunakan untuk sinkronisasi dengan PC dan aktivitas modem GPRS. Pada pengaturan di ponsel, anda dapat mendefinisikan jenis koneksi.

Ketika ponsel dikoneksikan ke PC maka secara otomatis batere akan mengisi. Satu hal penting yang harus diingat adalah bahwa tidak ada cara untuk mengakses memori internal ponsel kecuali untuk sinkronisasi. Ketika dikoneksikan ke PC maka pengatur ponsel akan mendisfungsikan akses ke kartu memori dan akan kembali berfungsi  satu atau dua menit kemudian setelah disconnect dari PC.

Tidak ada satupun konektor di bagian bawah ponsel. Sementara pada bagian atas terdapat dua spiker di sebelah jack headphone. Tidak ada spiker samping seperti yang diperkenalkan pada Motorola E398. Spiker lain terletak pada bagian belakang yang tidak akan terlalu terlihat karena konstruksi ponselnya. Terlihat bahwa posisi spiker seperti ini tidak akan memberikan kualitas suara sebaik Motorola E398.

Ukuran ponsel ini adalah 106 x 49.5 x 18 mm yang cukup nyaman untuk diletakkan di dalam saku baju anda maupun kantong celana anda. Ponsel ini memiliki layar 262K TFT.

Sumber : Harga-Ponsel.Com

Tag:
Permalink • Print • Comment

December 4, 2007

Motorola RAZR2 Menangkan Kompetisi GSMA Asia Mobile Awards 07

Tipis Elegan

                                                                Tipis Elegan

Motorola mengumumkan ponsel ikonik terbarunya - MOTORAZR2 V9 - meraih penghargaan bergengsi sebagai "Best Mobile Broadband Handset/Device" pada GSMA Asia Mobile Awards 07. Kategori ini terbuka untuk semua produsen ponsel, berbagai perangkat lain, smartphone dengan kemampuan mobile broadband (HSPA), yang dipasarkan di Asia.

Ponsel dan perangkat yang masuk dalam nominasi dinilai berdasarkan sejumlah aspek produk yang meliputi fungsi dan inovasi desain; kinerja produk; kemudahan penggunaan (seperti user interface yang intutitif); beragam aplikasi dan fitur pendukung, dan aspek unik (kekhasan atau Unique Selling Points). Lima juri ahli, dari berbagai negara di Asia yang dinominasikan oleh GSMA, juga diminta secara personal untuk mencoba ponsel/perangkat yang masuk nominasi.

“Kami sangat bangga, GSMA memilih MOTORAZR2 V9 sebagai ponsel HSPA terbaik di Asia,” ujar Mark Shockley, Corporate Vice President and General Manager of Mobile Devices East Asia. “Melalui RAZR2, Motorola menempatkan ponsel terlaris di dunia, MOTORAZR, ke tingkat berikutnya. RAZR2 menghadirkan pengalaman mobile terkini dalam bentuk yang ramping, kokoh dan pintar sehingga orang-orang ingin memilikinya, dan yang lain akan iri melihatnya!”

"Dihadapkan pada tantangan untuk mendesain ulang ponsel paling diminati dalam sejarah, tim Motorola memiliki satu aset penting - yaitu masukan dari jutaan pemilik RAZR di seluruh dunia. Dikombinasikan dengan pemahaman mendalam akan perubahan kebutuhan dari konsumen mobile saat ini, membantu tim untuk menciptakan sesuatu yang benar-benar superior - perpaduan unik dari gaya dan kinerja yang membawa gaya berkomunikasi mobile ke tingkat berikutnya"

MOTORAZR2 V9 lebih ramping, lebih pintar dan lebih kokoh, menawarkan pengalaman multimedia baru dan lebih kaya dengan tampilan yang menawan dan kaya fitur-fitur terkini seperti teknologi CrystalTalk", on-board memory hingga 2GB, Web browsing, real-time point-to-point video dan menu navigasi yang sangat cepat.

Ringkasan fitur:
-Desain clamshell RAZR yang ramping, tipis, dibalut metal dan kaca, antena dalam, layar warna QVGA 262K 240×320 2.2” dan 2.0”.
-Tombol sentuh eksternal yang sensitive untuk mengoperasikan pemutar musik
-Kamera terintegrasi 2.0 megapiksel, dengan 8x digital zoom
-Konektivitas dengan menggunakan Micro USB, USB 2.0 Full Speed, USB mass storage dan teknologi nirkabel Bluetooth 2.0 dengan Enhanced Data Rate2
-Koneksi broadband nirkabel 3G High-Speed Downlink Packet Access (HSDPA) 3.6 Mbps dan EDGE/GPRS class 10 & 12
-850/1900 UMTS dan 850/900/1800/1900 GSM
-2100 UMTS dan 850/900/1800/1900 GSM
-45MB internal memori dan mendukung hingga 2GB memori dengan microSD card
-Teknologi nirkabel Bluetooth stereo yang mendukung A2DP dan AVRCP profiles2
-Streaming video dan audio, merekam dan memutar ulang
-Telpon video dan kemampuan “See What I See”
-Messaging melalui MMS, email, SMS, MotoSync
-Independent Voice Recognition.(GSM/heri)

Sumber : Rileks.com

Tags: , , ,
Permalink • Print • Comment

November 16, 2007

K-Touch B830 Vs Sony Ericsson K220i Vs Motorola W218

K-Touch B830 Vs Sony Ericsson K220i Vs Motorola W218 Kelengkapan fitur bukanlah parameter utama dalam memilih produk ponsel. Isu durabilitas alias ketahanan dan aspek ergonomis pun layak jadi pertimbangan konsumen. Langkah ini cukup bijaksana, dalam menyikapi serbuan ponsel vendor baru yang makin gencar. K-Touch menambah panjang daftar portofolio ponsel Cinayang mengadu nasib di pasar Indonesia. Maklum, sebelumny asudah ada Kozi, D-One dan CECT,yang menjajal peruntungannya dikelas berbeda. Lewat produknyaB830, K-Touch berusaha menawarkan sesuatu yang ‘segar’ dan orisinal.Agar lebih seru, PULSA mencoba menyandingkan ponsel besutan Beijing Tianyu Communication Equipment ini dengan ponsel baru kreasi vendor lain, dengan kisaran harga relatif setara. Maka pilihan jatuh pada Sony Ericsson K220i dan Motorola W218.

Disain Ketiga ponsel ini menyuguhkan disain seragam, yakni batang (candybar). Hanya, K-Touch B830 tampil dengan bodi lebih membulat hingga lebih nyaman digenggam.Konsep B830 terasa glamor, akibat hadirnya balutan material mengkilap bernuansa logam. Sayangnya, bak pedang bermata dua konsep casing seperti ini mudah kotor oleh ulah sidik jari, khususnya pada bagianlayar.Berbeda dengan K-Touch, fi sikW218 dan K220i jauh dari sentuhan inovasi. Tampilannya mirip serilama: Motorola W208/W209 danSony Ericsson K200i. Meski begitu,dibandingkan B830 material koverdua ponsel ini lebih solid dan kokoh.Komposisi dan alokasi tombol alfanumerik ketiganya pun terbilang apik. Hanya, susunan tuts B830 terlampau rapat, dengan bidang pembatas minim. Imbasnya,membikin repot kala dipakai mengetik, terutama bagi yang berjempol besar.

Layar dan Antarmuka Dengan harga beda tipis, ketiga ponsel ini mempertontonkan kualitas layar berlainan. K-Touch mampu unjuk yang terbaik. Gambar serta beragam ikon menu sanggup tertampil tajam, jernih dan kayaakan warna. Maklum, displaynya berupa LCD TFT 262.144 warna berdiagonal 1,8 inci.Sebaliknya, Sony Ericsson K220i tampil paling mengecewakan. Disisi harga ponsel blasteran Swedia-Jepang ini memang ekonomis,namun sebatas menyuguhkan display STN 65.536 warna. Resolusil ayar pun kedodoran untuk ukuran display 1,6 inci. Akibatnya, tampilan jendela komunikasinya terkesan takj ernih dan kasar.Bagi yang sudah familiar dengan ponsel pemula Sony Ericsson dan Motorola, pasti tak kaget dengan tampilan interface K220i dan W218.Ya, komposisi menunya bisa dibilang identik. Termasuk ikon-ikon menu yang setia menemaninya.Nah, untuk K-Touch terlihat berbeda. User interface B830 tampil atraktif dengan aksen menu yang ceria. Ikon-ikonnya tercatat lebih realistis dan ‘menyegarkan’. Jadi tak bikin cepat bosan.K-Touch B830 mampu mengeksekusifi le mp3, aac, m4a maupun wave sebagai nada dering. Lebih unggul dibanding K220i dan W218 yang maksimal sebatas mendukung file midi untuk ringtone.

Adu Fitur Unggulan Kamera Hadirnya kamera di ponsel ‘murah’merupakan point tersendiri.Beruntung ketiga ponsel ini sudah dilengkapi alat potret. Malahan,K-Touc B830 memanjakan calon penggunanya lewat kamera 1,3megapiksel. Bandingkan dengan dua pesaingnya, yang sekadar dibekali kamera VGA.Fasilitas seting kamera lanjutan disediakan oleh B830. Cukup komplit, termasuk lampu fl ash untuk kondisi pemotretan minim cahaya.Motorola pun menyajikan fi tur optimalisasi ini, hanya masih sangat standar. Parahnya, sarana utak-utik kamera tidak ditemui di K220i,persis kasus di K200i.Saat dijajal untuk pemotretan indoor dan outdoor, hasil foto1280×1024 piksel K-Touch terlihat‘lumayan’. Bahkan lebih baik dari hasil potret kamera Kozi CG-001ataupun D-One D388.Cuma masih kalah tajam ketimbang hasil kamera K220i yang berukuran 640×480 piksel. meski begitu,dimensinya lebih besar hingga lebih siap kala dicetak seukuran kartu pos.Satu hal mengecewakan dari Motorola W218, yakni tak melengkapkan satupun sarana koneksi guna mentransfer foto kekomputer/PC. Termasuk fasilitas sederhana MMS. Jadi hasil foto kamera W218 hanya bisa dinikmatidi layar ponsel.Kamera K-Touch bisa difungsikan merekam video, tak seperti dua rivalnya. Format videonya adalah3gp dan mpeg-4 (176×144 piksel),dengan durasi yang bisa diset unlimited sesuai kapasitas memori tersisa. Hadirnya kamera di ponsel ‘murah’merupakan point tersendiri.Beruntung ketiga ponsel ini sudah dilengkapi alat potret. Malahan,K-Touc B830 memanjakan calon penggunanya lewat kamera 1,3megapiksel. Bandingkan dengan dua pesaingnya, yang sekadar dibekali kamera VGA.Fasilitas seting kamera lanjutan disediakan oleh B830. Cukup komplit, termasuk lampu fl ash untuk kondisi pemotretan minim cahaya.Motorola pun menyajikan fi tur optimalisasi ini, hanya masih sangat standar. Parahnya, sarana utak-utik kamera tidak ditemui di K220i,persis kasus di K200i.Saat dijajal untuk pemotretan indoor dan outdoor, hasil foto1280×1024 piksel K-Touch terlihat‘lumayan’. Bahkan lebih baik dari hasil potret kamera Kozi CG-001ataupun D-One D388.Cuma masih kalah tajam ketimbang hasil kamera K220i yang berukuran 640×480 piksel. meski begitu,dimensinya lebih besar hingga lebih siap kala dicetak seukuran kartu pos.Satu hal mengecewakan dari Motorola W218, yakni tak melengkapkan satupun sarana koneksi guna mentransfer foto kekomputer/PC. Termasuk fasilitas sederhana MMS. Jadi hasil foto kamera W218 hanya bisa dinikmatidi layar ponsel.Kamera K-Touch bisa difungsikan merekam video, tak seperti dua rivalnya. Format videonya adalah3gp dan mpeg-4 (176×144 piksel),dengan durasi yang bisa diset unlimited sesuai kapasitas memori tersisa.

Fasilitas Hiburan Ponsel K-Touch mengunggulkan audio player dan video player sebagai sarana utama pelipur lara.Sementara, Motorola dan Sony Ericsson mengandalkan radio FM.Pemutar musik B830 leluasa memainkan musik mp3, wav danaac. Tanpa headset, output suaranya terdengar mono dan pecah meski nyaring. Maklum, K-Touch B830 tak menyisipkan loud speaker eksternal.Hanya ada peaker tunggal yang berlaku pula sebagai earpiece. Saat dijajal via hedset, alunan lagunya terasa lebih mantap. Hanya, lepasan suara terdengar ‘dalam’. Walau demikian bisa diperbaiki lewa tfasilitas equaliser yang tersedia.Asyiknya, player lagu ponsel Cina ini sudah multitasking dan bisa menyalurkan musik ke headset Bluetooth yang kompatibel.Di sisi lain, keluaran suara radio FM Sony Ericsson K220i terdengar lebih jernih dan enggelegar ketimbang radio Motorola. Hal ini tak lepas dari dukungan headset berkualitas (HPM-61) yang disertakan dalam paket penjualan K220i. Radio K220i juga mendukung fasilitasRDS (Radio Dispaly System), yang memungkinkan menampilkan informasi nama artis, album ataupun judul trek. 

Java Sony Ericsson K220i dan Motorola W218 tak dijejali teknologi Java.Imbasnya, dua ponsel ini tak bisa disisipi game/aplikasi berbasis java.Lain dengan ponsel K-Touch yang siap disuntikkan game/aplikasi java.Baik via download internet ataupunlewat transfer ari PC. Hanya,game yang bisa diisi tak bisa segala macam mengingat K-Touch B830 tak mendukung teknologi JVM (JavaVirtual Machine).

Konektivitas K-Touch B830 unggul di sektor port koneksi. Ada Bluetooth v2.0 (A2DP)dan kabel data. Kinerja Bluetoothnya tak ‘segarang’ Bluetooth ponsel Nokia maupun Sony Ericsson, tapi kinerjanya bisa diandalkan. Motorola W218 paling pelit, dengan tak melekatkan satupun kanal ‘ngobrol’engan piranti lain.Kemampuan internet K-Touch pun setingkat diatas K220i. Wajar,mengingat B830 sudah menggandengteknologi GPRS class 12 danWAP 2.0/xHTML. Akselerasi saat membuka halaman wap/xhtml relatif cepat dan tabil

Fitur Unik Fitur eksklusif ini banyak dijumpaidi K-Touch B830. Diantaranya adalah game motions yang memungkinkan kita bermain game dengan menggoyang-goyangkan ponsel. Kitapun bisa menggonta-ganti tampilan wallpaper dengan aksi serupa.Ada lagi, yaitu fitur ealth. Yang berisi aplikasi tentang penilaian berat tubuh dan siklus menstruasi. 

Baterai Terlihat dari box spesifikasi,kapasitas baterai K-Touch B830paling kecil yakni 600 mAh.Padahal, fitur boros energi ponsel ini berlimpah. Akibatnya, sekali charging baterai K-Touch hanyabisa bertahan maksimal 1,5 hari.Bandingkan dengan baterai Motorola W218 dan Sony Ericsson K220i yang bisa diajak standby 2 hingga 3hari. Untuk sekali charging, dalam pemakaian normal.

Sumber : Tabloid Pulsa.co.id

Tags: , ,
Permalink • Print • Comment

October 27, 2007

Motorola W218 - Senter yang Merepotkan

 

Penampilan mirip dengan seri W210 terdahulu. Tapi jika W210 garisnya ada di depan, yang ini garisnya ada di samping. Selain itu, yang ini navigasinya bergambar titik, bukan panah. Casing berpermukaan matte terlihat bersih, kecuali bagian layar dan keypad yang mengilap itu. Secara keseluruhan, warna hitam dikombinasi garis perak terlihat klasik dan cantik.

Tombol-tombol cukup empuk dipencet, meski berbahan plastik. Keypad dilengkapi backlight yang memudahkan melihat tombol di tempat gelap. Tombol angka tersusun lumayan rapat, tapi masih cukup mudah dipencet.

Tombol menu kiri menuju Pengaturan, sementara menu kanan menuju Pesan. Secara default, ponsel ini memang menggunakan bahasa Indonesia. Yang terbiasa menggunakan bahasa Inggris, bisa mengubahnya dari Pengaturan/Settings, Aturan awal/Initial Setup, Bahasa/Language, dan pilih Inggris.

Navigasi 4-arah menjadi pintasan ke empat aplikasi; secara default, atas ke Messages, bawah ke Contacts, kiri ke Recent Calls, kanan ke Ring Styles. Namun pintasan navigasi 4-arah maupun tombol menu kiri-kanan tetap dapat diubah setting-nya dari menu, Personalise/Personalisasi, Home Screen/Layar utama, Home Keys/Tombol utama.

Tombol End Call juga berfungsi sebagai tombol On/Off. Ponsel tak bisa digunakan bila kartu SIM tak terpasang. Untuk mengunci atau membuka keypad, pencet menu (tombol tengah navigasi), lalu pencet tombol *. Penguncian bisa diotomatiskan dari Settings, Security, Lock Keypad Timer, dan pilih Off, 15 seconds, 30 seconds, atau 1 minute. Tombol # menjadi pintasan untuk mengubah Ring Styles. Pencet tahan sampai mendapatkan moda yang diinginkan.

Di bagian belakang bodi ada kamera VGA yang dilengkapi 4x zoom. Tidak ada tombol khusus untuknya. Jadi kita harus mengaksesnya dari Multimedia, Camera. Saat kamera aktif, di layar ada panduan navigasi kiri-kanan untuk zoom dan atas-bawah untuk brightness. Hanya untuk memotret foto, setting kamera tergololng standar.

Ada radio, yang seperti biasa baru dapat digunakan bila earphone terpasang.

Lubang earphone dibedakan dengan lubang charger. Lubang earphone berada di kiri atas bodi, sedangkan lubang charger ada di kanan atas bodi. Ada speaker tambahan di belakang bodi, sebelah bawah. Suara sebetulnya lumayan nyaring dan jernih. Namun karena posisi speaker yang agak ketutupan tangan, jadi terkesan teredam.

Seperti pendahulunya, ponsel ini pun dapat dijadikan senter. Pilih Extras, Lantern, dan layar akan langsung putih terang sampai waktunya habis; atau sampai kita pencet sembarang tombol untuk menghentikannya. Lamanya waktu senter diatur dari Settings, Initial Setup, Lantern, lalu pilih 30 seconds, 1 minute atau 2 minute. Pun sama seperti yang terdahulu, tak ada pintasan yang disediakan Motorola untuk fasilitas ini. Jadi, kita harus bikin sendiri pintasannya.

DENGAN KATA LAIN…

Adanya kamera VGA jelas merupakan kemajuan berarti dibanding yang terdahulu, meski hanya bisa digunakan untuk memotret. Ketiadaan memori tambahan mungkin akan mengganggu. (Septyarini)

Plus: Senter
Minus: Kamera hanya untuk memotret, tidak bisa video

Rival:
Sony Ericsson K220i (GSM dualband, memori internal 2MB, inframerah, kamera VGA, radio, WAP 2.0, SMS/MMS)

Spesifikasi:
Rilis : Agustus 2007
Harga : Rp. 799.000
Jaringan : GSM 900/1800 MHz
Bentuk : Bar
Dimensi : 108×45x15? mm
Bobot : 80 gram
Batere : Li-Ion 3.7 V
Waktu siaga :
Waktu bicara :
Layar : 1,6 inci, TFT, 128×128, 65 ribu warna
Memori internal : 1M
Memori tambahan : Tidak ada
Konektivitas antar peranti : -
Konektivitas internet : -
Kamera : VGA, 4x zoom
Radio : Ada
Ringtone : polifonik
Phonebook : 500 entri
Messaging: SMS, 750 entri
Aplikasi: Game (Rebels, Crazy, Football), Calculator, Alarm Clock, Datebook, Stop Watch, Lantern
Isi paket: Charger, headset, manual

Sumber : kompas.com

Permalink • Print • Comment

February 14, 2008

Membedah Teknologi Jaringan Ponsel GSM dan Ponsel CDMA

Oleh Wawan Syahroni

Pengenalan teknologi ponsel yang berbasis GSM dan berbasis CDMA, mungkin ini dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan jika kita ingin membeli sebuah perangkat ponsel, sebab saat ini perangkat ponsel bukan lagi digunakan hanya sekedar berkomunikasi, melainkan sudah menjadi mobilitas yang cukup tinggi dikalangan mereka yang sibuk dengan bisnisnya. Mereka sudah tidak perlu lagi pergi ke warnet ataupun memasang jaringan telpon kabel yang mungkin sudah ketinggalan, semua ini sudah dapat dinikmati dengan hanya menggunakan handphone. Pada saat kita ingin berinternet ria atau kirim email dan lain sebagainya seputar dunia internet, sangat dapat dan mudah untuk menggunakan ponsel sebagai modem di computer yang kita miliki, mengenai harga juga sangat dapat dibilang murah, mari kita pelajari dan kita telusuri lebih dahulu mengenai teknologi jaringan ponsel GSM dan Ponsel CDMA

·        Teknologi GSM

Saat ini GSM telah mampu melayani layanan data pesan SMS dan 14.4-Kbps circuitswitched data service untuk data dan fax. Kecepatan transfer data 14.4 Kbps ini relative lebih lambat bila dibandingkan dengan wireline modem yang pada umumnya memiliki kecepatan 33.6 dan 56 Kbps. Untuk meningkatkan kemampuan layanan data pada jaringan GSM, maka operator dan penyedia infrastruktur GSM (provide) telah menspesifikasikan pengembangan generasi baru GSM yakni GSM pase II yang mampu memberikan layanan teknologi sebagai berikut :

1.      High-Speed Circuit-Switched Data (HSCD) dengan menggunakan beberapa ciruit cannel

2.      GPRS untuk memberikan layanan akses paket radio ke jaringan paket data eksternal semisal X.25 atau Internet.

3.      Enhanced Data Rate for GSM Evolution (EDGE) yang menggunakan skema modulasi baru untuk menghasilkan nilai troughput yang lebih besar hingga mencapai tiga kalinya bila dibandingkan dengan GPRS dan HSCD.

4.      Universal Mobile Telecomunication System (UMTS), teknologi wireless baru yang menggunakan infrastruktur deployment.

5.      Pengembangan-pengembangan GSM tersebut memungkinakan pengiriman / komunikasi data dengan nilai troughput yang lebih besar, efisiensi spektral yang lebih baik, dan waktu panggilan setup yang semakian rendah.

·        Teknologi GPRS

General Packet Radio service atau lebih dikenal dengan istilah GPRS merupakan layanan pengiriman data berbasis paket data pada jaringan GSM. Dengan adanya teknologi GPRS maka membuat pengiriman data mobile pada jaringan GSM menjadi lebih cepat, murah dan user-friendly dari sebelumnya. GPRS juga memperkenalkan adanya paket switching dan Internet Protokol pada jaringan mobile sehingga memberikan layanan kecepatan transfer data dan layanan pengaksesan jaringan internet melalui perangkat/jaringan mobile kepada para penggunanya.

Teknologi GPRS dikembangkan dengan tujuan untuk memungkinkan operator GSM memenuhi kebutuhan akan layanan paket data wireless yang merupakan dampak dari meledaknya pertumbuhan internet dan intranet korporat. Dengan teknologi GPRS yang memiliki keunggulan paket-switched untuk pengiriman data yang bersifat bursty, maka tidak memerlukan setup koneksi terlebih dahulu dan memungkinkan penggunaan koneksi secara bersama untuk memaksimalkan efisiensi penggunaan sumberdaya.

Tujuan dikembangkannya teknologi GPRS bagi operator jaringan GSM adalah untuk menyediakan layanan pengiriman data dan pengaksesan jaringan internet yang lebih cepat dan murah.

Paket switching pada GPRS mengandung arti bahwa sumberdaya radio GPRS hanya akan digunakan ketika pengguna melakukan pengiriman atau penerimaan paket data. Dengan adanya teknologi paket-switchign ini maka suatu radio channel atau bandwidth dapat digunakan bersama-sama oleh dua atau lebih pengguna secara konkuren. Dengan demikian dengan mode paket switching ini memungkinkan optimasi yang lebih baik dalam pemanfaatan sumberdaya jaringan radio pada GPRS untuk aplikasi data. Hal ini memungkinkan aplikasi data tersebut memiliki karakteristik transmisi sebagai berikut :

1.      Infrequent data transmission

2.      Frequent transmision of small data block yaitu frekuensi transmisi yang menggunakan blok data dengan ukuran kecil sebagai contoh untuk mendownload beberapa halaman web (html) melalui aplikasi web browser hanya membutuhkan beberapa kilobyte.

3.      Infrequent transmision of larger data block. Sebagai contoh transaksi untuk mengakses penyimpanan data pada basisdata yang membutuhkan block data yang lebih banyak/lebih besar sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama.

4.      Asymmetrical troughput between uplink and downlink sebagai contoh pada aplikasi pengambilan data pada server yang mana uplink digunakan untuk mengirimkan sinyal perintah (signalling command) sedangkan downlink digunakan untuk menerima data sebagai respon dari request.

GPRS telah banyak digunakan untuk mendukung aplikasi-aplikasi yang berkaitan dengan layanan komunikasi data. Beberapa contoh aplikasi yang menggunakan teknologi GPRS diantaranya adalah chat, pengiriman data/informasi berbasis teks dan visual, pengiriman data gambar/image, web browsing, transfer file diantaranya MMS (Multimedia Message Service), aplikasi E-mail korporat dan internet, SMS, dll. GPRS dapat melakukan transmisi data untuk aplikasi-aplikasi di atas hingga mencapai 0,22bps hingga 111 Kbps.

GPRS mobile station atau GPRS terminal dikelompokkan dalam beberapa kelas yang masing-masing memiliki kelebihan/kapabilitas yang berbeda sesuai dengan kebutuhan masyarakat akan komunikasi data. Kelas-kelas GPRS terminal tersebut diantaranya adalah sebagai berikut :

1.      Class A, yaitu sebuah mobile station yang dapat membuat atau menerima panggilan baik GPRS maupun GSM secara simultan.

2.      Class B, yaitu sebuah mobile station yang dapat membuat dan atau menerima panggilan baik GPRS maupun GSM tapi tidak secara simultan.

3.      Class C, yaitu mobile station yang dapat diset secara manual apakah mode GSM atau GPRS.

·        Pengiriman dan penerimaan data pada mobile station GPRS

Area geografis yang dilingkupi oleh jaringan GPRS dibagi ke dalam area yang lebih kecil yang disebut dengan cells dan area routing. Sebuah cell adalah area yang dilayanai oleh set/himpunan radio base stations. Ketika sebuah GPRS mobile station ingin melakukan pengiriman data atau penerimaan data, maka mobile station tersebut akan mencari sinyal radio yang terkuat yang dapat ditemukan diantara base stationnbase station yang ada. Setelah menemukan sinyal radio terkuat dari suatu base station, maka mobile station tersebut akan mengirimkan notifikasi ke jaringan dari cell untuk memilih base station yang mengirimkan sinyal radio terkuat dan menngunakannya untuk melayani layanan pengiriman atau penerimaan data. Secara periodik mobile station akan mendengarkan sinyal radio dari himpunan base station tersebut, dan jika ditemukan bahwa ada base station lain yang memiliki sinyal radio lebih kuat dari base station saat ini, maka mobile station tersebut akan mengganti base station dengan base station yang baru yang memiliki sinyal radio yang lebih kuat. Proses ini disebut dengan istilah reselect. Routing area adalah himpunan atau sekelompok cell-cell area yang berdekatan. Routing area ini akan berguna dalam proses location-updating traffic dan paging traffic. Untuk mobile station yang secara aktif sedang melakukan proses pengiriman atau penerimaan paket data, maka proses penelusuran lokasi dilakukan melalui tingkat cell (jaringan akan menjaga track dari cell yang saat ini sedang digunakan). Sedangkan untuk kondisi moble station yang dalam keadaan tidak aktif atau idle, maka penelusuran dilakukan berdasarkan routing area (jaringan akan menjaga track dari routing area).

Pemanfaatan GPRS mobile station pada aplikasi yang pengiriman data dengan menggunakan GPRS pada umumnya dibuat dengan arsitektur client/server. Pada prinsipnya client adalah agen yang mengirimkan request ke server untuk kemudian diproses oleh server dan hasilnya dikirimkan kembali ke client. Dan peran GPRS mobile station dapat diset sebagai client mode atau server mode. GPRS mobile station pada umumnya berperan sebagai client , contohnya adalah ketika GPRS mobile station digunaan untuk melakukan akses internet , intranet, atau database dengan melakukan inisialisasi komunikasi GPRS. GPRS mobile station juga dapat berperan sebagai server sebagai contoh ketika digunakan untuk aplikasi monitoring telemetery dimana GPRS mobile station dihubungkan dengan device/perangkat lain seperti kamera untuk melakukan monitoring atau mengambil data telemetry.

maka ketika sebuah mobile station GPRS akan menggunakan layanan jaringan paket data wireless, terlebih dahulu mobile station tersebut melakukan attach ke Service GPRS Support Node (SGSN). Ketika sebuah SGSN menerima request dari sebuah mobile station, maka SGSN akan memastikan apakan akan memberikan layanan request tersebut. Beberapa faktor yang harus diperhatikan adalah sebagai berikut :

1.      Apakah pengguna mobile station tersebut merupakan subscriber dari GPRS services atau tidak. Proses pengecekkan (verifikasi) informasi subcription dari mobile station ini disebut dengan authorization.

2.      Proses pencekkan (verifikasi) informasi tentang identitas dari mobile station. Hal ini disebut dengan istilah authentication.

3.      Pengecekkan terhadap level QoS (Quality of Service) dari request service yang diminta oleh mobile station. Hal yang dilakukan diantaranya proses verifikasi terhadap kemampuan subscriber untuk membayar service yang diminta dan juga verifikasi terhadap kemampuan jaringan untuk memberikan layanan sesuai yang diminta (saat bersamaan jaringan sedang melayani service terhadap pengguna yang lain) .

4.      Setelah memutuskan untuk menerima request, maka SGSN akan menyimpan data track dari mobile station sehingga mengetahui lokasi dimana data paket harus dikirimkan / diroutekan ke mobile station (proses penerimaan paket data).

Proses attachment ke SGSN tidak menjadi jaminan bahwa proses pegiriman paket data dapat dilakukan. Agar mobile statin dapat melakukan proses pengiriman paket data, maka mobile subscriber harus terlebih dahulu mengaktifkan sebuah PDP address (semisal IP address).

PDP address merupakan network layer addresess (OSI model layer 3). Sistem GPRS mendukung baik layer protokol jaringan X.25 maupun IP. Karena itu alamat PDP dapat berupa X.25, IP, atau kedua-duanya. Masing-masing PDP address disimpan dan dikenali (anchored) pada sebuah Gateway GPRS support Node (GGSN). Semua lalu lintas paket data yang dikirimkan dari jaringan paket data publik ke alamat PDP akan melalui GGSN. Ketika mobile station melakukan proses pengiriman data, maka selain melakukan attach ke SGSN, maka mobile station tersebut juga harus mengaktifkan sebuah alamat PDP. Alamat PDP membangun sebuah asosiasi antara SGSN dengan GGSN yang informasinya disimpan dalam PDP context. Sebuah mobile station hanya melakukan attach ke satu SGSN, tetapi dapat mengaktifkan beberapa alamat PDP yang mungkin di-anchored oleh GGSn yang berbeda.

Ketika mobile station telah melakukan attach ke SGSN dan mengaktifkan sebuah alamat PDP, maka mobile station tersebut telah siap untuk melakukan komunikasi dengan perangkat yang lain. Sebagai contoh GPRS mobile dapat berkomunikasi dengan sistem komputer yang terhubung ke jaringan X.25 atau jaringan IP. Dengan demikian proses pengiriman data (data transfer) dan Penerimaan data (data receiving) dengan menggunakan GPRS dilakukan melalui proses sebagai berikut :
 
1. Setup koneksi ke jaringan GPRS (dilakukan terpisah dengan jaringan GSM)

2. Mobile station melakukan prosedur GPRS attach.

Hal-hal yang dilakukan antara lain :

a. Mobile station melakukan request attachment ke SGSN.

b. SGSN melakukan authorization dan autentication terhadap requirement dari mobile station.

c. SGSN melakukan verifikasi terhadap level QoS service yang diminta oleh mobile station.

d. Jika request attachment diterima, maka selanjutnya SGSN akan meyimpan dan memaintain data lokasi (track) mobile station dengan melakukan maintain terhadap database lokasi mobile station yaitu HLR dan MSC/VLR.

3. Untuk dapat melakukan pengiriman data, maka mobile station akan mengaktifkan alamat PDP. Infromasi yang dibutuhkan untuk mengaktifkan alamat PDP ini disimpan dalam PDP context.

Pemanfaatan Teknologi GPRS

Tujuan utama dari pengembangan teknologi GPRS adalah untuk memfasilitasi interkoneksi antara sebuah perangkat mobile dengan jaringan paket-switch data yang lain dengan melalui akses kajaringan internet. Dengan adanya pengenalan mode paket pada GPRS, maka memungkinkan integrasi antara teknologi mobile telephony dan internet menjadi teknologi internet bergerak (mobile internet technology). Teknologi ini memungkinkan pengguna telepon seluler (mobile phone) mendapat layanan baru/tambahan sebagai berikut :

1. Client-Server Services yang memungkinkan pengaksesan data yang tersimpan dalam suatu basisdata. Contoh penerapan aplikasi ini adalah pengaksesan WEB melalui browser.

2. Messaging Services yang ditujukan untuk komunikasi antar individu pengguna dengan memanfaatkan storage server untuk penanganan pesan sebagai tempat penyimpanan pesan sementara / intermediate sebelum diterima oleh pengguna. Conoth hasil layanannya yaitu aplikasi Multimedia Message Service(MMS) yang digunakan untuk pengiriman data pesan multimedia melalui jaringan GSM dengan menggunakan telepon seluler.

3. Real-time conversational Services yang memberikan layanan komunikasi dua arah kepada pengguna secara real-time. Beberapa contoh penerapannya adalah pada aplikasi internet dan multimedia semisal Voice over IP dan video conferencing.

4. Tele-action services

GSM-GPRS modem (GPRS terminal/ GPRS mobile station) GSM-GPRS modem (GPRS terminal/mobile station) adalah perangkat mobile yang memungkinkan pengguna /mobile user melakukan komunikasi data dengan menggunakan teknologi GPRS. GSM-GPRS modem yang hadir di market memiliki karakteristik yang berbeda. Diantara karakteristik GSM-GPRS modem yang ada antaralain sebagai berikut :

1. Dualband atau treeband GSM-GPRS modem (EGSM 900/1800 MHZ dan EGSm 900/1800/1900 MHZ).

2. Didesain untuk aplikasi berbasis GPRS, data, fax, SMS, dan aplikasi suara.

3. Tegangan masukan antara 8 volt hingga 40 volt.

4. Arus masukan 8 mA saat kondisi tidak aktif (idle mode) dan, 150 mA saat komunikasi berlangsung (aktif) pada GSM 900 @ 12 V, serta 110 mA saat komunikasi berlangsung pada komunikasi GSM 1800 @ 12 V

5. Suhu/temperatur berkisar antara -20 hingga 55 derajat celcius.

6. Dimensi keseluruhan 80mmX62mmX31mm / Weight : 200 gr

7. Interface komunikasi dengan RS-232 melalui konektor tipe D-TYPE dengan 9 pin

8. interface komunikasi dengan RJ11 voice konektor

9. Power supply dengan Molex yang memiliki 4 pin konektor

10. Interce komunikasi dengan konektor SMA antenna

11. Togle spring SIM holder

12. Red LED power on

13. Green LED status dari GSM/GPRS modul

Untuk melakukan komunikasi data (baik mengirim atau pun menerima data) pada GSM-GPRS modem, maka digunakan perintah AT+Command.

Tarif GPRS

Tarif GPRS berbeda-beda tergantung pada provider jaringan telekomunikasi GSM. Di Indonesia tarif GPRS yang disediakan oleh Telkomsel(HALO), IM3(Smart dan Bright), Telkomsel(Simpati), XL Bebas, dan Matrix(Satelindo) dapat dilihat pada tabel berikut :

Provider Biaya Akses VIA WAP Biaya akses VIA WEB

Telkomsel (HALO) Rp. 25/kb Rp. 25/kb

IM3 (Smart dan Bright) Rp. 10/kb Rp. 10/kb

Telkomsel(SIMPATI) Rp. 30/kb Rp. 30/kb

XL Bebas Rp. 25/kb Rp. 25/kb

Matrixs(Satelindo) Rp. 10/kb Rp. 10/kb

CDMA

Pada pertengahan dekade 1990, International Telecommunication Union (ITU) memulai usaha untuk membangun layanan telekomunikasi untuk pengguna di manapun dan kapanpun. Tujuannya adalah interoperabilitas sistem-sistem bergerak (mobile) yang sanggup memberikan layanan bernilai tambah. Pada 1998, ITU mengeluarkan proposal Radio Transmission Technology (RTT) untuk International Mobile Telecommunications-2000 (IMT-2000), nama formal untuk standar 3G. IMT- 2000 menyetujui tiga buah standar untuk 3G: W-CDMA, CDMA2000, dan TDSCDMA. W-CDMA (Wideband Code Division Multiple Access) didukung oleh European Telecommunications Standards Institute (ETSI) dan operator GSM di Eropa dan tempat lain. Sedangkan CDMA2000 didukung oleh komunitas CDMA Amerika Utara, dipimpin oleh CDMA Development Group (CDG). Standar ketiga (TDSCDMA) didukung di China. Diawal tahun 1998, W-CDMA diikutsertakan dalam standar ETSI yaitu UMTS (Universal Mobile Telecommunications System).

W-CDMA telah dengan luas didukung oleh operator GSM di seluruh dunia. Karena W-CDMA membutuhkan setidaknya 5 MHz spektrum, operator yang mendukung WCDMA

harus membeli spektrum baru, dengan biaya miliaran dolar, untuk menggunakan teknologi ini. W-CDMA menjanjikan penggunaan layanan suara dan data dengan kapasitas maksimum 2 Mbps melalui kanal 5 MHz. Namun dilapangan, operator percaya bahwa W-CDMA hanya dapat menangani hingga 384 kbps.

CDMA2000 banyak digunakan oleh operator CDMA (cdmaOne) yang sudah ada. CDMA2000 dirancang untuk beroperasi pada spektrum yang sama dengan jaringan cdmaOne sehingga tidak membutuhkan spektrum baru. Untuk memperoleh ini, CDMA menawarkan dua tahap jalur evolusi. Tahap pertama adalah teknologi dengan nama CDMA2000 1xRTT yang menggunakan sebuah kanal CDMA 1,25 MHz untuk memperoleh kecepatan data 153 Kbps dan dua kali kapasitas suara dibandingkan cdmaOne. Spektrum yang yang dilepaskan karena penggunaan 1xRTT sekarang dapat digunakan untuk tahap evolusi berikutnya, CDMA2000 1xEV-DO.

CDMA2000 1xEV-DO menawarkan kecepatan transfer data hingga 2.4 Mbps. Pada makalah ini pembahasan dibatasi pada CDMA2000 yang digunakan operator-operator di Indonesia. Teknologi CDMA memisahkan panggilan pengguna satu dengan lainnya menggunakan kode, bukan frekuensi. Hasilnya, semua frekuensi CDMA dapat digunakan semua sel, sehingga meningkatkan jumlah total kanal suara yang tersedia dan kapasitas sistem secara keseluruhan. CDMA adalah teknologi spread spectrum, yang berarti ia menyebarkan informasi yang dikandung sinyal tertentu ke dalam bandwidth yang lebih besar dari sinyal aslinya. Spread spectrum telah secara substansial meningkatkan bandwidth sinyal pembawa informasi, jauh di atas kebutuhan komunikasi dasar. Peningkatan bandwidth, walau tidak diperlukan untuk komunikasi, dapat mengurangi efek yang merugikan dari interferensi.

CDMA2000

Tujuan CDMA2000 adalah menyediakan layanan 2.5G dan 3G menggunakan system TIA/EIA-41 yang terdiri dari sistem IS-95A, B, dan cdmaOne

Ada beberapa tipe CDMA2000 yaitu:

• CDMA2000 1xRTT

Spesifikasi 1xRTT dikembangkan oleh Third Generation Partnership Project 2 (3GPP2), sebuah kerjasama yang terdiri dari lima badan standard telekomunikasi: CWTS di China, ARIB dan TTC di Jepang, TTA di Korea dan TIA di Amerika Utara. CDMA2000 1xRTT menawarkan layanan dengan kecepatan hingga 153 kbps dalam rentang spektrum yang kecil (1,25 MHz per carrier).

• CDMA2000 1xEV-DO

1xEV-DO, juga dikenal dengan 1X-EV Phase One, adalah sebuah peningkatan dengan meletakkan suara dan data pada kanal yang terpisah guna menyediakan pengiriman data pada kecepatan 2.4 Mbit/s.

• CDMA2000 1xEV-DV

EV-DV, atau 1X-EV Phase Two menjanjikan kecepatan data berkisar dari 3Mbps hingga 5Mbps. Hingga kini telah ada 8 proposal yang dikirim ke komite standar 3GPP2 untuk rancangan EV-DV.

• CDMA2000 3xRTT

3xRTT adalah sebuah standar IMT-2000 (3G) yang disetujui ITU. Ia adalah bagian dari apa yang disebut ITU sebagai IMT-2000 CDMA MC. Ia menggunakan spektrum 5 MHz untuk memberikan kecepatan data berkisar antara 2 hingga 4 Mbps.

3.3 CDMA di Indonesia

Saat ini di Indonesia telah ada setidaknya empat operator CDMA. Telkom dengan Flexi-nya, Mobile-8 dengan Fren-nya, Bakrie Telecommunication dengan Esia-nya, dan Indosat dengan StarOne-nya. Teknologi yang digunakan oleh para operator CDMA kebanyakan masih terbatas pada CDMA 1xRTT. Walaupun ada operator, yaitu Mobile-8, yang menawarkan CDMA 1xEV-DO untuk daerah-daerah tertentu di Jakarta.

Kecepatan transfer data yang terjadi masih jauh dari kapasitas CDMA sebenarnya. Misalnya saja Telkom Flexi yang menggunakan CDMA 1xRTT, yang seharusnya mampu mencapai kecepatan 153 kbps, saat ini baru dibuka pada kecepatan efektif 30 hingga 70 kbps.

Untuk biaya akses data, tarif yang diberlakukan masing-masing operator cenderung sama yaitu Rp 5/Kb.

Perbandingan GSM dan CDMA

Kecepatan Transfer

CDMA menawarkan kecepatan transfer data yang lebih banding GSM. Dengan teknologi CDMA2000 1xRTT secara teoritis kita dapat menyampaikan data hingga 153 kbps. Sedangkan GPRS hanya mencapai 111 kbps.

Biaya

Daftar biaya layanan data yang ditawarkan operator telepon selular di Indonesia dapat dilihat pada tabel di bawah. Untuk operator CDMA biaya layanan data cenderung sama yaitu Rp. 5/kb. Variasi yang lebih besar terlihat pada opeartor GSM, tariff layanan data berkisar antara Rp. 10/kb s.d. Rp 30/kb. Bila kita perhatikan biaya layanan untuk setiap kilobyte data pada kartu selular CDMA lebih murah sekitar 2 sampai 10 kali kartu GSM.

 

Biaya Layanan Data GPRS

Produk Biaya/kb

kartuHALO Rp. 25

Simpati Rp. 30

IM3 Smart Rp. 10 (*)

IM3 Bright Rp. 10 (*)

XL Bebas Rp. 25

Matrix Rp. 10

(*) Belum termasuk PPN

Biaya Layanan Data CDMA

Produk Biaya/kb

Esia Prabayar Rp. 5

Esia Pascabayar Rp. 5

Fren Prabayar Rp. 5

Fren Pascabayar Rp. 5

StarOne Prabayar Rp. 5,5

StarOne Pascabayar Rp. 5

Flexi Prabayar Rp. 3

Flexi Pascabayar Rp 5

4.3 Cakupan Wilayah

Cakupan wilayah untuk GPRS lebih luas dari CDMA karena teknologi GPRS menggunakan jaringan GSM yang lebih dahulu ada, lebih mapan dan mencakup wilayah area yang lebih luas bila dibandingkan dengan CDMA.

Semago dapat bermanfaat…

Sumber : www.wahanapolsel.com


Tag:
Permalink • Print • Comment

January 25, 2008

Nominator Ponsel GSM Terbaik 2008

Para Nominator Ponsel GSM Terbaik 2008

                        Para Nominator Ponsel GSM Terbaik 2008

Ingin tahu nominator ponsel-ponsel terbaik tahun ini? Barangkali ada ponsel kamu atau yang tengah menjadi inceran kamu. Ya, Mobile World Congress atau yang lebih dikenal 3GSM baru saja mengumumkan para nominatornya.

"Namun ada yang lucu dalam pengumuman kali ini, panitia 3GSM semula mencantumkan Samsung G900 yang sebetulnya belum keluar secara resmi, tiba-tiba kemudian diralat menjadi Samsung G600"

Empat nominator pesaing Samsung G600 diantaranya LG KU990 Viewty yang baru saja diluncurkan di pasar Indonesia, lalu Nokia 6500 klasik, dan Sony Ericsson W910 serta kandidat underdog ponsel Skype garapan 3UK.

Beberapa kriteria penilaian mencakup kualitas seperti kesederhanaan penampilan namun memikat, kemudahan penggunaan, kekayaan fitur yang terintegrasi, kecepatan akses terhadap variasi konten dan layanan bergerak, dan inovasi desain juga turut menentukan.

Selain menentukan penilaian apa yang melekat pada ponsel, juri dari GSMA juga mempertimbangkan faktor diluar teknis diantaranya nilai jual yang unik, pertimbangan ramah lingkungan, dan hemat energi.

Beberapa nominasi ponsel terbaik 2008, diantaranya memiliki keunggulan dari kategori yang berbeda. Hanya LG Viewty dan mungkin juga Sony Ericsson W910 yang kami anggap cukup layak pada seleksi awal. Sedangkan Nokia N95 8GB yang memiliki kemampuan hebat di fitur multimedia tidak memiliki padanan kategori disini.

"Sementara Apple iPhone cukup layak disebut sebagai ponsel yang menggunakan user interface revolusioner. iPhone tidak sendirian dikelas ini, pesaing kuat datang dari Samsung F700 yang juga mengandalkan user interface fenomenalnya, Croix. Tahun ini memang perjuangan berat bagi ponsel-ponsel layar sentuh untuk bersaing"

Perubahan lain dalam kompetisi kali ini adalah seluruh handset hanya masuk dalam satu kategori saja, yaitu gelar ponsel GSM terbaik 2008. Berbeda dengan tahun lalu, gelar ponsel GSM terbaik jatuh pada Sony Ericsson K800, sedangkan runner-up-nya Samsung Z560 mendapat gelar "Highly recommended". Dan ada juga pemenang untuk kategori lain yaitu Samsung D900 yang mendapatkan gelar sebagai "Best Made for Mobile Infotainment for Sports & News Content".

iPhone, revolusioner
iPhone, revolusioner

Pemenang akan diumumkan pada Selasa, 12 February 2008, pada pagelaran industri komunikasi terbesar di dunia, "Mobile World Congress" di Barcelona Spanyol (kongres ini berlangsung dari 11-14th February 2008). Silahkan tebak ponsel mana yang bakal jadi jawara tahun ini? (gsm/heriekop)

Sumber : Rileks.com

Tags: , ,
Permalink • Print • Comment

December 26, 2007

Dual Simcard GSM

StarTech Mobile belum lama ini mengeluarkan ponsel teranyarnya, ST 67. Jika biasanya ponsel yang menganut dual simcard memadukan antara jaringan seluler (GSM) dengan CDMA, ST 67 malah sebaliknya. Ponsel ini memiliki teknologi dua simcard untuk GSM sehingga penggunanya dapat memasukkan dua kartu GSM dalam ponsel secara bersamaan dan berfungsi sekaligus. Memang untuk ponsel yang mengusung dual simcard, Startech bukanlah yang pertama.

Tampil dengan desain candybar, ponsel ini berdimensi 102×54×13 mm dengan berobot 100 gram. Layarnya berukuran 2,6 inci dan sudah menganut model touchscreen alias layar sentuh. Sehingga, sekilas memang nampak seperti PDA. Dengan layar sentuh itu, kemampuan handwritting recorgnitionnya untuk menjalankan aplikasi maupun berkirim pesan melalui SMS, sudah tak perlu diragukan lagi. Apalagi dengan mengusung tema 'multi coloured mobile', ST 67 menjanjikan keceriaan dan kekayaan warna pada layarnya. Layar berteknologi TFT 240 x 320 QVGA, membuat ST 67 dapat tampil dengan kedalaman 65 ribu warna.

Tak hanya itu saja, Startech juga membenamkan kemampuan bermusik dengan menyertakan MP3 / MPEG4 player sekaligus kualitas suara 3D stereo sound yang memberikan sentuhan kuat untuk suara. Pasalnya, ada dua speaker yang ditempatkan di bagian belakang ponsel. Ditambah lagi dengan adanya kamera 1,3 mega piksel (MP). Namun, sayangnya tidak dilengkapi dengan lampu kilat (flash) internal. Sehingga penangkapan objek gambar pada situasi yang kurang mendukung seperti under exposure akan sulit dilakukan. Kamera ini tak hanya dapat digunakan untuk mengambil gambar diam, tetapi juga gambar bergerak atau video. Lama perekaman video sesuai dengan kapasitas memori yang ada.

Sayangnya, memori internalnya kurang memadai. StarTech ST 67 hanya menyertakan memori internal sebesar 493 KB saja atau hanya cukup untuk menyimpan kontak sebanyak 300 nomor. Untuk itu StarTech menyediakan slot eksternal memori microSD T-flash pada sisi bawah di dalam casing luar. Kecilnya internal memori mengharuskan anda segera memiliki eksternal memori segera bila ingin menggunakan fitur multimedia lainnya seperti musik dan kamera.

Untuk masalah koneksitas, teknologi Bluetooth turut disertakan pada ponsel pertama StartTech ini. Teknologi Bluetooth pun disertakan untuk membantu mempermudah keperluan transfer data dengan jangkauan sekitar 10 meter. Teknologi ini dapat diakses di menu Stock Service, atau bisa dengan menyetelnya melalui short-key untuk mempermudah anda menggunakannya kelak. Tak lupa koneksi melalui kabel mini USB untuk menyambungkan ponsel ke PC ataunya charging baterai. mth

Dual Simcard dengan Lima Short Key

Pasar ponsel dual simcard ternyata juga menarik perhatian pemain baru Hi-Tech Mobile. Hal ini dibuktikan dengan mengeluaran ponsel terbarunya Hi-Tech H31 yang juga mengusung kemampuan dual simcard GSM secara bersamaan dengan mode on, seperti halnya StarTech 67. Namun, ponsel tetap dapat berfungsi meskipun hanya memasukkan satu sim card saja.

Ponsel berdimensi 100×47×15 mm juga mengadopsi layar sentuh (touch screen) berukuran 2 inci dengan teknologi TFT 262 ribu warna, yang dapat dioperasikan dengan stylus. Bahkan, untuk memudahkan penggunanya, H31 memiliki lima short-key khusus untuk stylus, yang berada tepat di bagian bawah layar untuk mengakses phone book, video player, inbox, music player dan home.

Karena touchscreen, H31 memiliki kemampuan handwriting recognition. Fitur ini menarik karena mampu menterjemahkan gesekan stylus menjadi huruf atau angka di media text untuk SMS. Ponsel ini bahkan mendukung SMS berbahasa Cina. Hanya saja kemampuannya belum sebanding dengan PDA dengan akurasi goresan yang cepat dan tepat pada huruf/angka yang dimaksud.

Kameranya sudah mencapai 2 mega piksel yang dilengkapi dengan sebuah cermin untuk mempermudah saat melakukan memotret diri sendiri. Kamera ini dapat diaktifkan secara langsung tanpa harus masuk ke menu utama. Caranya dengan menekan tombol di sisi kanan ponsel yang memiliki fungsi ganda sebagai short-key untuk mengaktifkan kamera sekaligus sebagai shutter-pad. Ukuran maksimal gambar yang dapat diperoleh yaitu 1280 x 960 pixel. Sayangnya, ponsel ini tidak dilengkapi light internal. Selain fungsi kamera, lensa juga dapat merekam video dengan dua format video yang yaitu H.263 dan MPEG4. Tak hanya perekaman video, Hi-Tech H31 juga mampu merekam suara atau musik di samping memainkan file dengan format MP3

Untuk ukuran ponsel pengusung multimedia, memori yang ditawarkan H31 sangat minimal, hanya menyediakan 194 KB saja, untuk menyimpan satu file MP3 saja jelas tidak muat karena minimal file MP3 1-2 MB. Dipastikan memori eksternal dibutuhkan langsung saat pembelian. Untuk itu memort card microSD dapat kita gunakan untuk mengekplorasi lebih jauh ponsel ini. Namun, ponsel ini tak dapat menyimpan file dalam jumlah besar. Maklum saja, memori internalnya hanya sebesar 194 KB. Penggunanya tentu saja harus menambah kapasitas memori tambahan mengingat Hi-Tech telah menyediakan slot memori eksternal pada handsetnya. (mth)

Sumber : Republika Online

Tags: , ,
Permalink • Print • Comment

November 7, 2007

CDMA dan GSM dalam Satu Ponsel

Sekitar 15 tahun ke belakang, telepon seluler atau ponsel masih menjadi barang mahal, bahkan dianggap dapat mewakili status sosial pemiliknya. Sekarang? Sudah tidak aneh lagi melihat orang menggunakan ponsel di kendaraan, bahkan di pinggir jalan sekalipun.

Pengguna ponsel pun semakin majemuk dan berasal dari beragam latar belakang, tidak lagi didominasi oleh mereka yang bermobil dan berkantor di gedung-gedung bertingkat seperti dulu. Mulai dari pekerja kantoran, ibu rumah tangga hingga pelajar, dari orang dewasa hingga anak-anak, sekarang sudah banyak yang menenteng ponsel kemana-mana.

Sudah sedemikian tingginya kebutuhan berkomunikasi, hingga seringkali seseorang membutuhkan tidak hanya satu melainkan dua, bahkan mungkin tiga nomor SIM CARD dari jenis operator seluler yang berbeda, yaitu CDMA dan GSM. Konsekuensinya, ia harus siap membawa dua jenis ponsel yang berbeda pula. Tentu ini menjadi tidak praktis dan merepotkan, bukan?

Sebenarnya, sekitar 3 tahun yang lalu, sudah ditemukan solusi bagi pengguna ponsel yang memiliki lebih dari satu jenis nomor SIM CARD ini. Mereka dapat menggunakan ponsel jenis dual mode, yang memungkinkan penggunaan dua nomor SIM CARD yang berbeda pada satu ponsel. Namun pada saat itu jenis ponsel tersebut belum masuk ke Indonesia dan masih sederhana.

Jika Anda termasuk mereka yang membutuhkan ponsel dual mode ini, Anda tidak perlu berlama-lama menunggu. Karena sejak akhir tahun lalu, Samsung telah menghadirkan ponsel dual mode tipe SCH-W569 dalam program paket dengan salah satu operator seluler. Lebih memahami kebutuhan Anda, di awal tahun ini, Samsung juga telah menghadirkan jenis ponsel dual mode lain yang tidak dipasarkan dalam program paket, yaitu SCH-W579 2 ON phone .

Selain praktis karena baik nomor CDMA dan GSM Anda aktif dua-duanya, SCH-W579 juga memiliki keistimewaan yang lain. Diantaranya rotating camera yang dapat membuat Anda lebih leluasa mengabadikan momen penting, touch screen yang memudahkan Anda pada saat mengoperasikan ponsel dan MP3 player untuk Anda yang gemar mendengarkan musik. Mobilitas Anda juga tidak akan terganggu karena SCH-W579 dilengkapi bluetooth handsfree. Fitur lainnya adalah external memory dan video chatting * serta kemampuan high speed data modem (CDMA 2000-1X).

Jadi, kenapa masih repot menenteng dua ponsel kalau satu saja sudah cukup.

*) tergantung jaringan operator

Sumber : DigitaLiving KCM

Tags: , , ,
Permalink • Print • Comment

October 31, 2007

Setting GPRS operator GSM Indonesia

 

Petunjuk Umum

1. Kecuali untuk kartu IM3, penyetingan GPRS atau MMS memerlukan proses aktivasi terlebih dahulu.
2. Proses aktivasi dilakukan dengan cara menghubungi operator yang bersangkutan sesuai kartu yang digunakan.
3. Mengenai cara melakukan aktivasi secara detil dapat dilihat pada detil penyetingan GPRS di bawah ini.

Petunjuk Umum

1. Kecuali untuk kartu IM3, penyetingan GPRS atau MMS memerlukan proses aktivasi terlebih dahulu.
2. Proses aktivasi dilakukan dengan cara menghubungi operator yang bersangkutan sesuai kartu yang digunakan.
3. Mengenai cara melakukan aktivasi secara detil dapat dilihat pada detil penyetingan GPRS di bawah ini.

Setting GPRS Matrix

Profile Name : satelindo
Homepage URL : http://wap.matrix-centro.com
IP Address : 202.152.162.250:9200
Bearer : GPRS
User Name : <blank>
Password : <blank>
APN : satelindogprs.com

Activate GPRS : ACT<spasi>GPRS kirim ke 888
Call Center : (021) 5438 8888 atau 222 (dari handphone)

Setting GPRS simPATI (Telkomsel)

1. Menggunakan ponsel dengan fasilitas GPRS.

2. Masih memiliki pulsa minimum Rp. 500,- dibawah nilai tersebut Anda tidak dapat menggunakan layanan GPRS, MMS maupun SMS.

3. Mendaftar sebagai pelanggan GPRS, yang hanya dapat dilakukan melalui SMS.

Caranya :
- Ketik pesan SMS : GPRS [Nomor Kartu]
- Contoh : GPRS 6210009922069556
- Kirim ke : 6616

Catatan :
- Tarif pesan kirim SMS : Rp. 350 ,- / pesan.
- Nomor kartu merupakan nomor ICCID (Integrated Circuit Card Identification) yang terdiri dari 16 (enam belas) digit nomor dan terdapat di belakang chip kartu simPATI Nusantara Anda.
- Isi pesan tidak tergantung pada huruf besar atau kecil (non case sensitive).
- Dalam pengetikan nomor kartu tidak boleh ada spasi.

4. Sistem akan memberikan pesan notifikasi SMS kepada Anda setelah beberapa waktu untuk memberitahukan bahwa permintaan aktivasi sedang diproses : "Your request for GPRS Setup already received. Please wait for max. 48 hours for succesfull activation notification message."

5. Pemrosesan aktivasi membutuhkan waktu maksimum 48 jam.

6. Setelah proses aktivasi sukses dilakukan, sistem akan memberitahukan kepada Anda melalui SMS dari 6616 : "Welcome to GPRS Service! Your GPRS service has been activated. Please visit www.telkomsel.com for more information"

7. Melakukan setting pada terminal komunikasi yang digunakan dengan parameter-parameter seperti berikut :

• Connection Name : APN Telkomsel
• Data Bearer : GPRS
• Access Point Name : telkomsel
• Username : wap
• Prompt Password : No
• Password : wap123
• Authentication : Normal
• Homepage : http://wap.telkomsel.com
• WAP Gateway IP Address : 10.1.89.130
• Port : 9201 (standard), 8000 (proxy)

8. Berada di wilayah layanan GPRS.

9. Untuk menggunakan WAP Telkomsel dengan GPRS, pastikan Anda telah terdaftar pada www.telkomsel.com.

10. Untuk menggunakan WAP Telkomsel dengan GPRS, pastikan Anda melakukan setting handset untuk menggunakan Access Point Name (APN) telkomsel.

Setting GPRS kartuHALO (Telkomsel)

1. Menggunakan ponsel dengan fasilitas GPRS.

2. Mendaftar sebagai pelanggan GPRS, pendaftaran dapat dilakukan di GraPARI atau hubungi Caroline di nomor 111, layanan bebas pulsa dari kartuHALO Anda, atau dapat dilakukan melalui SMS :

Caranya :
- Ketik pesan SMS : GPRS
- Contoh : GPRS
- Kirim ke : 6616

Catatan :
- Tarif pesan kirim SMS : Rp. 250 ,- / pesan.

3. Sistem akan memberikan pesan notifikasi SMS kepada Anda setelah beberapa waktu untuk memberitahukan bahwa permintaan aktivasi sedang diproses : "Your request for GPRS Setup already received. Please wait for max. 48 hours for succesfull activation notification message."

4. Pemrosesan aktivasi membutuhkan waktu maksimum 48 jam.

5. Setelah proses aktivasi sukses dilakukan, sistem akan memberitahukan kepada Anda melalui SMS dari 6616 : "Welcome to GPRS Service! Your GPRS service has been activated. Please visit www.telkomsel.com for more information"

6. Melakukan setting pada terminal komunikasi yang digunakan dengan parameter-parameter seperti berikut :

• Connection Name : APN Telkomsel
• Data Bearer : GPRS
• Access Point Name : telkomsel
• Username : wap
• Prompt Password : No
• Password : wap123
• Authentication : Normal
• Homepage : http://wap.telkomsel.com
• WAP Gateway IP Address : 10.1.89.130
• Port : 9201 (standard), 8000 (proxy)

7. Berada di wilayah layanan GPRS.

8. Untuk menggunakan WAP Telkomsel dengan GPRS, pastikan Anda telah terdaftar pada www.telkomsel.com.

9. Untuk menggunakan WAP Telkomsel dengan GPRS, pastikan Anda melakukan setting handset untuk menggunakan Access Point Name (APN) telkomsel.

Setting GPRS XL

* Setting GPRS/MMS Secara Otomatis

Kirimkan SMS berikut ke 9667, hanya Rp. 350,- (sudah termasuk PPN untuk pengguna bebas dan belum termasuk PPN untuk pengguna Xplor).
o Untuk setting GPRS:
GPRS <spasi> <merk ponsel> <spasi> <tipe ponsel>
o Untuk setting MMS:
MMS <spasi> <merk ponsel> <spasi> <tipe ponsel>

misal hp 7610 : GPRS Nokia 7610
lalu send sms nya ke 9667.

Penulisan merk dan tipe ponsel (tidak case sensitive) :
Nokia - Nok
Sonyericsson - SE
Siemens
Samsung

#

Untuk aktivasi GPRS/MMS di sistem, hubungi Customer Service XL di 818 melalui nomor bebas/Xplor Anda (bebas pulsa) atau 021 57959818 melalui nomor lainnya (dikenakan tarif sesuai dengan yang berlaku).

# Setting GPRS/MMS Secara Manual

Setting Parameter GPRS :

* Connection name : XL GPRS
* Data bearer : GPRS
* Access point name : www.xlgprs.net
* User name : xlgprs
* Prompt Password : No
* Password : proxl
* Authentication : Normal
* Homepage : http://wap.lifeinhand.com
* Connection Security :- off
* Session mode : permanent
* Phone IP address : Automatic
* Primary name server : 0.0.0.0
* Secondary name server : 0.0.0.0
* WAP Gateway IP Address : 202.152.240.50
* Port : 9201 (standard), 8080 (proxy)

Setting GPRS IM3

* Setting GPRS Secara Otomatis

Kirim SMS ke 3939 dengan isi pesan :

GPRS [Merk HP] [Type HP]

Contoh :
- GPRS Nokia 7650
- GPRS Ericsson T68
- GPRS SE P800

* Setting GPRS Secara Manual

Setting Parameter GPRS :

o Connection name : M3-GPRS
o Access point name : www.indosat-m3.net
o User name : gprs
o Password : im3
o Authentication : Normal
o Homepage : http://wap.indosat-m3.net
o IP address : 010.019.019.019
o Port : 9201 (standard), 8080 (proxy)

(oleh : arunacute)

Permalink • Print • Comment