December 18, 2007
Personal IM akan geser SMS
Oleh Ratna Ariyanti
Popularitas short messaging service (SMS) diperkirakan menurun dalam dua hingga tiga tahun mendatang dan digantikan oleh layanan personal instant messaging (Personal IM) yang menawarkan tarif lebih murah dibandingkan dengan SMS.
I Made Harta Wijaya, Vice President Value Added Services & New Services PT Excelcomindo Pratama Tbk, mengatakan penurunan popularitas SMS ini juga akan berdampak terhadap penurunan pendapatan dari bisnis SMS bagi operator seluler.
Saat ini, katanya, kontribusi SMS untuk pendapatan operator seluler berkisar antara 30% sampai 35%.
"Pendapatan dari SMS praktis akan turun jika pengguna yang menggunakan layanan ini juga semakin sedikit. Operator seluler akan mendapatkan sumber pendapatan baru dari layanan Instant Messaging," kata Made.
Menurut dia, pengguna Personal IM umumnya hanya dikenai biaya berlangganan,? sehingga operator tidak dapat lagi menangguk untung dari lonjakan trafik yang biasanya terjadi pada musim puncak, seperti Hari Raya Idulfitri.
Made menambahkan pihaknya sudah menyiapkan layanan Personal IM yang akan dipasarkan dengan nama XL Instant Messenger. Layanan ini mulai diperkenalkan pada 8 Oktober dan mendapat respons yang positif.
Meski promosinya belum gencar, layanan tersebut sudah menjaring sekitar 75.000 pengguna.
XL mengklaim layanan ini merupakan layanan IM yang pertama di Indonesia. "Kami sudah mulai mengembangkannya sejak awal tahun ini dan optimistis layanan ini bisa dengan cepat meluas."
Untuk tahap awal, layanan ini baru dapat digunakan oleh pengguna PC. Aplikasi Pengguna XL dapat mengunduh aplikasi IM ke PC tanpa dikenai biaya. Identitas pengguna (user ID) yang digunakan adalah nomor ponsel.
Pengguna XL dapat mengirim pesan IM layaknya pesan SMS ke PC atau ke ponsel pengguna XL lainnya. Sistem akan secara otomatis mendeteksi perangkat mana yang sedang aktif. Jika PC penerima sedang tidak aktif, pesan akan dikirim sebagai SMS ke ponsel.
Jangkauan global
Tahap selanjutnya yang akan dilakukan oleh XL dalam dua hingga tiga bulan mendatang adalah memperluas layanan ini ke ponsel. XL akan menyediakan aplikasi yang dapat diunduh ke ponsel.
XL, lanjut Made, juga tengah melakukan pembicaraan intensif dengan Yahoo! dan Google guna kerja sama perluasan layanan ini agar dapat digunakan untuk saling berkirim pesan dari pengguna XL ke pemilik akun Yahoo! dan Google, juga sebaliknya.
Platform teknologi layanan XL Instant Messenger dipersiapkan oleh penyedia konten Bubu Chikka. Kerja sama ini juga memungkinkan layanan ini digunakan dengan pengguna seluler lain di Filipina, Amerika Serikat, Inggris, Jepang, India, Guam, dan Thailand.
Operator seluler lainnya diperirakan segera mengikuti jejak XL. Layanan Personal IM itu sendiri memiliki jangkuan internasional yang cukup luas,? karena sudah mendapatkan dukungan dari 43 operator dan didukung oleh 54 negara. (ratna. ariyanti@bisnis.co.id)
Sumber : Bisnis Indonesia
Spread the word
del.icio.us Digg Furl Ma.gnolia StumbleUpon Technorati Yahoo!










